Peran Milenial Dalam Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Indonesia Sehat dan Milenial muda

- Reporter

Senin, 17 Agustus 2020 - 17:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Ethan Narendra (Ketua Forum Pegiat Media Sosial Independen Regional Riau)

Generasi milenial punya peranan penting sebagai agent of change and beacon of hope, yaitu memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen perubahan dan suar harapan sebagai inisiator untuk menerapkan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat ini di tengah masyarakat.

Generasi milenial dapat memulainya dengan menghilangkan budaya nongkrong, menghindari keramaian dalam berolahraga, membiasakan diri menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menjaga kesehatan dan pola makan, serta berbagai kegiatan positif lainnya. Kegiatan-kegiatan ini dapat kita bagikan di berbagai platform yang kita punya dan mengajak masyarakat khususnya orang terdekat kita untuk melakukannya juga. Meskipun terbilang sepele, hal ini dapat berpengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat mengingat generasi kita lah yang menguasai sosial media saat ini.

Saatnya kelompok milenial menjadi pahlawan di era pandemi Covid-19, dengan memberikan kontribusi positif, sehingga nama generasi muda akan dicatat dalam tinta emas sejarah bangsa ini. Bukan sekedar omong kosong belaka, tetapi memang benar jiwa muda yang berkobar membuat harapan menjadi kenyataan.

Saat ini, kalangan muda dihadapkan pada situasi sulit karena adanya pandemi COVID-19, selain kalangan muda dibombardir oleh tsunami informasi yang bisa merusak kondisi kejiwaan seseorang, terutama informasi yang sifatnya hoaks atau kabar bohong dan banyak berseliweran di media sosial seperti Facebook maupun Twitter.

Karenanya, kalangan muda mesti bisa membedakan mana informasi yang sifatnya fakta dan opini atau pun hoaks, demi mencegah rusaknya independensi dan idealisme generasi muda yang mampu membawa bangsa ini bangkit dari beribu cobaan yang menimpa.

Peran milenial dalam melakukan literasi dan edukasi kepada masyarakat untuk memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) sangat diperlukan. Milenial harus tampil terdepan memberikan literasi dan pencerahan kepada masyarakat sebagaimana masyarakat tetap melakukan standar protokol kesehatan dalam berdampingan hidup dengan pandemi Covid-19.

Sementara itu, belakangan ini kedisplinan masyarakat mulai kendor dan banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan. Padahal kunci sukses pencegahan penyebaran Virus Corona adalah kedisplinan melakukan protokol kesehatan. Tidak hanya itu, menerapkan pola hidup sehat juga diperlukan untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh dalam melawan segala penyakit.

Oleh karenanya, pada kondisi saat ini perlu ditanamkan nilai-nilai Pancasila di setiap individu masyarakat Indonesia. Beberapa nilai-nilai Pancasila yang paling berperan dalam menghadapi pandemi Covid-19, yakni nilai kemanusiaan dan semangat gotong royong.

Kedua nilai tersebut harus terus dipupuk dan digalakkan, bahkan tidak hanya dalam melawan Covid-19, akan tetapi juga dalam mengatasi berbagai persoalan yang melanda negeri ini agar persatuan bangsa terus terjaga serta tujuan berbangsa dan bernegara dapat tercapai.

Dengan semangat kemerdekaan, generasi milenial harus meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan untuk menyukseskan pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dan bersama tolak serta lawan berita hoaks demi terwujudnya percepatan penanganan pandemi Covid-19.

Berita Terkait

Bimbel PRIMAGO Depok Buka Program Konsultasi Persiapan Masuk ke Gontor dan Pesantren Modern Se Jabodetabek Tahun 2026
Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:13 WIB

Progres Pengerjaan Melaju 10 Persen Lebih Cepat, Pembangunan Jalan Enggram Diproyeksikan Rampung November

Selasa, 22 September 2026 - 20:06 WIB

Transformasi Digital Berbuah Manis, RSUD ASA Depok Sabet Penghargaan di INAHEF 2026

Selasa, 22 September 2026 - 20:04 WIB

Semarakkan Milad ke-26, KOOD Berbudaya Gelar Beragam Pertunjukan Seni dan Budaya di Depok

Selasa, 22 September 2026 - 17:32 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Depok Gelar Job Fair Online Bersama Kang Dedi Mulyadi

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Berita Terbaru