Kesuksesan New Normal, Dibutuhkan Peran Insan Media

- Reporter

Rabu, 17 Juni 2020 - 10:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Akbar Rasyid (Mahasiswa Ilmu Jurnalistik Universitas Nasional)

Kenormalan baru alias new normal akan mulai diterapkan di beberapa daerah yang terbukti sudah aman dari Covid-19. Landainya kasus Covid-19 merupakan salah satu syarat dibolehkannya penerapan new normal. Setidaknya sudah 102 daerah yang diizinkan pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk menerapkan new normal. Bukan tanpa alasan pemerintah mulai menerapkan new normal di beberapa daerah tersebut. Membangkitkan kembali perekonomian negara merupakan salah satu alasannya. Tetapi tetap berpegang teguh kepada penerapan protokol kesehatan.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan, new normal mau tidak mau harus dilaksanakan demi menghindari bahaya penularan Covid-19 sekaligus keterpurukan ekonomi. Bangsa Indonesia harus mampu menghadapi keduanya dengan cara-cara yang cerdas tanpa mengenyampingkan faktor keselamatan dan keamanan.

New normal merupakan cara terbaik untuk menghadapi kenyataan hidup saat ini. Berdamai dengan Corona dan kembali berjuang memulihkan perekonomian negara menjadi tugas bersama. Sekali lagi, protokol kesehatan tidak boleh ditinggalkan, justru ditingkatkan agar kurva kasus Covid-19 tidak naik kembali. Lebih penting lagi, penerapan protokol yang baik dapat menghindari risiko munculnya gelombang kedua penyebaran Virus Corona.

Sebenarnya istilah new normal dan protokol-protokol yang ada di dalamnya bukanlah suatu yang baru bagi masyarakat Indonesia, melainkan hanya kebiasaan baik yang sudah jarang dilakukan oleh masyarakat. Seperti halnya sering mencuci tangan, tidak menyentuh wajah dengan tangan yang kotor, memakai masker bila sedang flu, dan lain sebagainya merupakan hal yang memang seharusnya diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di tengah pandemi Covid-19, hal itu menjadi sebuah keharusan dan wajib dilakukan bahkan akan mendapat sanksi bila melanggarnya.

Selain itu, hidup dengan menjaga kebersihan, gotong royong, serta disiplin mamatuhi etika yang berlaku, turut menjadi sebuah keharusan guna menghindari risiko terinfeksi Virus Corona. Oleh karena itu, penerapan new normal seperti membangun kembali semangat masyarakat dalam kepedulian terhadap kesehatan dan keselamatan yang sudah lama hilang.

Jiwa gotong royong menjadi suatu hal terpenting untuk saling mengingatkan dan menguatkan di tengah kondisi serba kekurangan akibat Covid-19. Saling berbagi antar sesama dapat meringankan beban seseorang yang terdampak Covid-19 serta menumbuhkan kembali semangat juang menghadapi kondisi terkini, yaitu menerapkan new normal dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan.

Mendorong hal tersebut, dibutuhkan adanya komunikasi tentang kesehatan yang baik dan benar dari pemerintah agar mampu mengajak masyarakat untuk merubah kebiasaan tidak baik serta mampu menyesuaikan diri secara cepat dengan kehidupan new normal. Sejumlah pernyataan tentang garda terdepan dalam penanganan Covid-19 adalah dokter dan para tenaga medis, namun tidak salah juga jika garda terdepan dalam peperangan melawan Covid-19 adalah masyarakat. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya integrasi kuat antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan terutama masyarakat.

Sementara itu, insan media dapat mengambil peran yang sangat penting terkait peredaran berbagai informasi yang harus bersifat faktual dan dapat dipertanggungjawabkan secara etika maupun hukum. Pemberitaan media menjadi salah satu jalan yang mampu mengontrol pola pikir dan cara pandang masyarakat, sehingga insan media perlu mendorong untuk menumbuhkan optimisme masyarakat jalani new normal melalui informasi dan pemberitaan yang membangun.

Peran media lainnya harus bisa sebagai acuan masyarakat untuk menjalankan new normal dengan baik. Media harus benar-benar memberitakan informasi yang akan di lakukan untuk new normal, namun tidak terbatas soal media saja, masyarakat harus di edukasi secara langsung agar tidak salah menangkap informasi yang beredar. Selain itu, masyarakat juga harus berpikir kritis agar tidak tergiring opini media yang keliru.

Media juga berperan penting sebagai pemberi informasi seputar new normal, seperti halnya aktivitas yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan atau terbatas untuk dilakukan. Maka di sini media harus mengedepankan berita yang berdampak positif dan membawa manfaat untuk masyarakat terlebih di kondisi seperti ini. Pemberitaan positif sangat membantu masyarakat untuk memelihara psikis agar tidak terganggu karena pemberitaan media merupakan salah satu kunci sukses membangun optimisme di tengah pandemi.c

Berita Terkait

Bimbel PRIMAGO Depok Buka Program Konsultasi Persiapan Masuk ke Gontor dan Pesantren Modern Se Jabodetabek Tahun 2026
Kiai Hasan Sebut Kehadiran Prabowo Beri Kenyamanan di Syukuran 100 Tahun Gontor
Prabowo Soroti Empat Moto Gontor, Kaitkan dengan Nilai di Akmil
PKBM PRIMAGO INDONESIA Mewakili Kota Depok pada Ajang Jambore Gema Tunas V PKBM Se Jawa Barat Tahun 2026
Bagian dari Program Pendidikan, Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Depok Ajak Santri Nobar Film ‘Istimewa’ di Margo City Depok
Pemkot Depok Targetkan UGK 93 Bidang Tanah Parung Bingung Rampung Desember 2026
143 SPPG di Depok Sudah Kantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
Pemkot Depok Usulkan 9 Hektare Lahan untuk Pertanian Pangan

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 20:13 WIB

Progres Pengerjaan Melaju 10 Persen Lebih Cepat, Pembangunan Jalan Enggram Diproyeksikan Rampung November

Selasa, 22 September 2026 - 20:06 WIB

Transformasi Digital Berbuah Manis, RSUD ASA Depok Sabet Penghargaan di INAHEF 2026

Selasa, 22 September 2026 - 20:04 WIB

Semarakkan Milad ke-26, KOOD Berbudaya Gelar Beragam Pertunjukan Seni dan Budaya di Depok

Selasa, 22 September 2026 - 17:32 WIB

Pemprov Jabar dan Pemkot Depok Gelar Job Fair Online Bersama Kang Dedi Mulyadi

Senin, 21 September 2026 - 20:06 WIB

Andi Tatang Supriyadi Kritik Layanan BPN Depok, Minta Evaluasi Total!

Senin, 21 September 2026 - 19:01 WIB

Hoax Yayasan Ar Ridho Gunakan Lahan Fasos Fasum untuk Sekolah, Ini Penjelasannya!

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Kasus Gangguan Pernapasan di Jawa Barat Meningkat, Dinkes Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A

Senin, 21 September 2026 - 18:27 WIB

Memasuki Musim Pancaroba, Pemkot Depok Imbau Warga dan ASN Jaga Kesehatan

Berita Terbaru