Video musik “Cerita Masa Lampau” yang Pertama dari Mantrakama.

- Reporter

Selasa, 19 November 2019 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com– Mantrakama, adalah band asal Depok yang mengemas alunan musiknya dengan ragam eksperimen etnik, folk, progressive, ambient, dan lainnya. Terbentuk sejak 2014 dari sebuah komunitas seni, Kompeni Jakarta. Musik yang dimainkan banyak dipengaruhi oleh influence masing-masing personil. Balutan musik ini kemudian mereka namai dengan post-folk.

Pada tanggal 8 November 2019 band Mantrakama, yang digawangi oleh Kiata (Vokal), Rinaldi (Gitar), Bagus Manson (Biola), Andri (Keyboard), Banone (Bass) ini merilis video musik Cerita Masa Lampau, sebuah single dari EP Gumam yang sudah di release di awal tahun 2019.

Video musik Cerita Masa Lampau menjadi musik video pertama yang di rilis oleh Mantrakama. Video musik ini menceritakan tentang seseorang yang paling terdampak akibat kerusakan lingkungan hidup. Menggunakan media tanaman sebagai satu-satunya sumber “kehidupan” yang tersisa, orang tersebut mengelilingi kota untuk menyaksikan betapa buruknya alam telah dieksploitasi oleh manusia.

“Bukan semata-mata gue suci elo enggak. Cerita Masa Lampau berangkat dari teguran buat diri kita sendiri. Di tengah eluhan ‘panas banget, polusi mulu, kotor ih bau sampah,’ dan lain sebagainya, Sebenarnya siapa sih penyebab ketidaknyamanan ini kalau bukan manusia? Entah gimana caranya untuk kembaliin semuanya seperti semula, kita berharap teman-teman yang mendengar dan melihat karya kita sedikitnya bisa ikut tertampar juga.” jelas Kiata.

Dibalik konsep video musik Cerita Masa Lampau ini, Mantrakama berpikir jika lagu Cerita Masa Lampau adalah tamparan keras bagi Mantrakama sendiri, setelah menilik keadaan bumi yang mulai renta. Mereka melihat respon manusia yang acuh tak acuh pada lingkungan. Eksploitasi besar-besaran, tapi lupa mengasuhnya. Sementara dalam hidup, sinergi ‘manusia dengan bumi’ sangat dekat jaraknya.

Setelah video klip ini rilis, Mantrakama akan fokus untuk mengerjakan materi baru untuk album pertama mereka yang direncanakan selesai pada tahun depan. Pada EP sebelumnya, Mantrakama merilis Gumam dengan berisi lima lagu yang menceritakan problematika kehidupan sehari-hari antara manusia dengan tuhan, manusia dengan manusia, dan manusia dengan bumi.

“Karena kedepannya kita akan fokus ke penggarapan materi album baru, paling kita akan mulai dengan rekaman single baru setelah ini. Jadi, video musik Cerita Masa Lampau yang menjadi bagian dari EP Gumam dijadikan sebagai penutup sebelum masuk materi baru.” tutur Aldi.

 

Video klip Cerita Masa Lampau bisa di tonton di channel Youtube Mantrakama dengan link:

https://www.youtube.com/watch?v=1Q-PndqFAfs

Berita Terkait

Momentum Lebaran Depok, H. Edi Masturo Ajak 4 Pilar Demokrasi Layani Masyarakat Menuju Perubahan Depok Maju
Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta
PKBM Primago Indonesia Gelar Kunjungan ke PKBM Generasi Juara: Penguatan Mutu, Sistem, dan Outcome Pendidikan
KDM Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas Puja dan Sayyid
SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat
RA Mumtaza Islamic School Gelar Big Fieldrtip Taman Safari Indonesia Tahun 2026
Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd
Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:40 WIB

Momentum Lebaran Depok, H. Edi Masturo Ajak 4 Pilar Demokrasi Layani Masyarakat Menuju Perubahan Depok Maju

Selasa, 5 Mei 2026 - 09:31 WIB

Arrahman Islamic School Gelar Kegaitan Employee Appreciation Day (EAD) 2026 ke Yogyakarta

Selasa, 5 Mei 2026 - 08:55 WIB

PKBM Primago Indonesia Gelar Kunjungan ke PKBM Generasi Juara: Penguatan Mutu, Sistem, dan Outcome Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 11:25 WIB

KDM Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas Puja dan Sayyid

Senin, 4 Mei 2026 - 11:06 WIB

SMA Perguruan Rakyat 3 Gelar Kampus Visit dan Studi Tour 2026 ke Bandung Jawa Barat

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Berita Terbaru

Berita

KDM Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas Puja dan Sayyid

Senin, 4 Mei 2026 - 11:25 WIB