Pemerintah Kabupaten Bogor Sosialisasikan Program Bangga Kencana Kepada Petugas Lini Lapangan

- Reporter

Sabtu, 27 Januari 2024 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Memasuki pelaksanaan tahun anggaran 2024, Pemerintah Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan sosialisasi program Bangga Kencana (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga). Kegiatan dilaksanakan Jum’at (26/1/2024) di aula Tegar Beriman Komplek Pemda Cibinong Kabupaten Bogor.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) itu dihadiri seluruh petugas lini lapangan se Kabupaten Bogor. Mulai dari Penyuluh KB/PLKB, Tenaga Penggerak Desa (TPD), hingga Pos KB desa/kelurahan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir membuka acara Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu, didampingi Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin, Aspem dan Kesra Zainal Ashari, dan Kepala DP3AP2KB Kabupaten Bogor Sussy Rahayu Agustini. Sedangkan narasumber berasal dari IBI dan Puspaga Kabupaten Bogor.

Dalam arahannya, Pj Bupati Bogor menyampaikan Prevalensi Contraception Rate (CPR) Kabupaten Bogor pernah mencapai rekor tertinggi tahun 2021. “Saya berharap tahun 2024 ini CPR Kabupaten Bogor semakin meningkat, karena saat ini masih banyak pasangan usia subur yang belum terlayani untuk ber-KB,” ujarnya.

Asmawa kemudian menyoroti soal masih rendahnya keikutsertaan laki-laki dalam ber-KB. “Peserta KB laki-laki masih 6,1 persen dari keseluruhan peserta KB. Kondisi ini menyebabkan kaum perempuan masih rentan dalam kesehatan reproduksi. Harus ada keterlibatan laki-laki dalam ber-KB agar Angka Kematian Ibu menurun,” tukasnya.

Selain itu, Pj Bupati Bogor juga menyampaikan soal jumlah tenaga lini lapangan yang masih minim. “Idealnya satu PKB/PLKB membina satu desa. Saat ini rata-rata satu PKB/PLKB memegang 2 sampai 3 desa. Semoga ke depan bisa didorong untuk penambahan SDM,” tukasnya.

Di akhir arahannya, Asmawa menyampaikan soal tugas berat PKB/PLKB untuk menurunkan angka stunting. “Tugas berat ada di pundak bapak/ibu di desa. Bagaimana bersama-sama menurunkan angka prevalensi stunting untuk mewujudkan generasi emas Indonesia 2045,” pungkasnya./Naz

<

Berita Terkait

Apakah Kita Masih Fitri?
Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah
Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal
ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA
Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024
Tips agar rumah tetap aman saat di tinggal mudik
Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan
PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Berita Terkait

Jumat, 12 April 2024 - 06:00

Apakah Kita Masih Fitri?

Senin, 8 April 2024 - 09:21

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Jumat, 5 April 2024 - 10:45

Gelar Puncak Acara Ramadhan, Zona Madina Ajak Masyarakat Mensyukuri Segala Hal

Selasa, 2 April 2024 - 11:39

ZONA MADINA BERSAMA ISLAMIC RELIEF INDONESIA GELAR DAKWAH KEMANUSIAAN UNTUK PALESTINA

Senin, 1 April 2024 - 16:00

Akhirnya Setelah 3 Tahun lamanya, Ganda Campuran Rinov/Pita berhasil harumkan Indonesia di Spain Master 2024

Senin, 1 April 2024 - 11:10

Ingin Menghindari Lemak Saat Lebaran? Berikut Beberapa Resep Menu Lebaran Tanpa Santan

Sabtu, 30 Maret 2024 - 21:26

PKBM Primago Indonesia Tebarkan Kebaikan Melalui Ramadhan Berkah Berbagi

Jumat, 29 Maret 2024 - 20:53

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Tunaikan Beasiswa Laskar Langit Sebesar 147.465.555 Program Pendidikan Anak Yatim Belajar di Pesantren Impian Tahun Ajaran 2023-2024

Berita Terbaru

Artikel

Apakah Kita Masih Fitri?

Jumat, 12 Apr 2024 - 06:00

Artikel

Strategi Dakwah : Wajah Islam Tergantung Pada Dakwah

Senin, 8 Apr 2024 - 09:21