Tak Perlu Ke Bali, Sekarang Kamu Bisa Buat Pie Susu Sendiri Dirumah

- Reporter

Senin, 8 April 2019 - 20:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siarandepok.com – Pie susu atau egg tart merupakan makanan kecil yang terbuat dari tiga bahan utama yang umum digunakan untuk membuat kue, yaitu tepung, telur, dan susu. Pie susu terdiri kulit dan isi custard telur di bagian tengahnya. Untuk menghasilkan cita rasa yang lezat, digunakan juga beberapa bahan lain, seperti tepung maizena, vanilli, dan mentega.

Sebetulnya, tidak ada yang tahu secara persis sejarah masuknya pie susu ke Indonesia hingga menjadi camilan khas Bali. Ada yang mengatakan camilan ini berasal dari Eropa, tapi juga ada yang meyakini Asia sebagai tempat asal mula pie susu. Namun, pendapat yang kuat mengatakan pie susu ditemukan oleh Tengs cha Chaan di Hong Kong pada tahun 1940.

Untuk menyaingi restoran dim sum, terutama yum cha, pie susu hadir di toko-toko roti dan kafe-kafe ala Barat. Camilan baru ini pun semakin terkenal hingga sepanjang tahun 1950-1960, sebuah restoran bernama Lu Yu Teahouse berhasil menguasi pasar pie susu di Hong Kong.

Ada yang mengatakan, pie susu merupakan hasil adaptasi dari tart custard, makanan dari Inggris. Teori ini sangat masuk akal, karena Hong Kong merupakan bekas koloni Inggris. Namun, ada juga teori lain yang meyakini bahwa pie susu diadaptasi dari kue asal Portugis, pastel de nata. Kue ini dibawa ke Hong Kong oleh koloni Portugis yang berada di Makau.

Lalu, apa bedanya pie susu ala Hong Kong, Portugis, dan Bali? Di Hong Kong, bagian kulitnya dibuat dari puff pastry. Dalam membuat pie susu, orang Hong Kong menggunakan lemak babi. Pie susu tradisional Hong Kong memiliki beberapa variasi, seperti pie susu, pie madu telur, pie putih telur, pie coklat, pie green tea dan pie jahe.

Sementara itu, kue pie susu di Portugis berasal dari kue puding tradisional yang sudah ada sejak lebih dari 200 tahun yang lalu dan dibuat pertama kali oleh seorang suster Katolik di Biara Jeronimos. Pada tahun 1837, pie susu ala Portugis mulai dijual di toko kue di luar biara, yaitu Casa Pasteis De Belem. Pie susu ala Portugis menggunakan kulit dari shortcrust pastry.

Lalu, bagaimana dengan pie susu khas Bali? Pie susu Bali merupakan gabungan antara pie susu Hongkong dan Portugis, karena kulit luarnya dibuat dari shortcrust pastry ala Portugis, sedangkan isinya berupa egg custard ala Hongkong. Saat ini, pie susu Bali memilik banyak varian, seperti pie susu, pie coklat, pie keju, pie kacang, pie stroberi, dan pie kopi Bali.

berikut cara membuat pie susu

Bahan Kulit:

  1. 250 gram tepung terigu
  2. 1 butir telur
  3. 250 gram margarin atau mentega
  4. Vanili dan garam secukupnya

Bahan Isi:

  1. ½ kaleng susu kental manis putih
  2. ½ kaleng susu cair
  3. 3 atau 4 kuning telur, kocok lepas
  4. 4 sendok makan tepung maizena
  5. Vanili bubuk secukupnya

Cara Membuat Kulit Pie:

  1. Campurkan semua bahan kulit, aduk dengan menggunakan garpu sampai tercampur rata.
  2. Uleni adonan sampai tercampur rata dan tidak terasa lengket di tangan.
  3. Siapkan cetakan pie, olesi dengan margarin atau mentega.
  4. Tuangkan adonan ke dalam cetakan pie kecil.
  5. Bentuk bagian tepinya dengan menekannya sedikit menggunakan ujung garpu.
  6. Tusuk-tusuk bagian bawah adonan agar kulit matang merata.

Cara membuat Isi Pie:

  1. Campurkan semua bahan isi, aduk dengan menggunakan mixer atau whisk.
  2. Diamkan adonan hingga merata, kemudian disaring.

Cara Membuat Pie Susu:

  1. Panaskan oven sekitar 175 derajat celcius.
  2. Sambil menunggu oven panas, tuangkan adonan isi ke dalam kulit pie.
  3. Panggang dalam oven selama 45 menit dengan suhu 175 derajat celcius, sampai matang dan berwarna keemasan.
  4. Lepaskan pie dari cetakan.
  5. Pie Susu siap dihidangkan.
  6. Anda juga bisa menambahkan topping untuk menghias pie susu.

Berita Terkait

Masjid Ummahatul Mu’minin, RW 03 Depok Pancoran Mas Kota DepokTebarkan Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Penyembelihan 6 Sapi Kurban
DKM Mushola Al-Mu’min, Sukatani Tapos Depok Tebar Semangat Keikhlasan dan Kepedulian Melalui Pemotongan Hewan Kurban
Dapat Sapi Kurban Presiden, KH Abubakar Madris Mengaku Sempat Tak Percaya
Yuk Mengaji Gratis! Yayasan Insan Gemar Mengaji Nusantara Siapkan Generasi Qur’ani dari Depok untuk Indonesia
Ini Makna Hari Kebangkitan Nasional Dimata Wali Kota Depok, Supian Suri
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Siska Gerfianti: Keluarga Kuat Kunci Jabar Istimewa
Tiga Jabatan Kepala Dinas di Depok Tak Lagi Dilelang, Pemkot Terapkan Sistem Manajemen Talenta
Komunitas GASS D1 Gelar Family Gathering Sekaligus Tasyakuran Berdirinya Yayasan Baru

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:22 WIB

23 Tahun Kiprah Pondok Pesantren Darul Mu’minin As’adiyah Doping, Wajo: “Merawat Tradisi, Membangun Peradaban”

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:48 WIB

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:17 WIB

Liburan Berkesan, Akhlak Terbentuk, Waktu Produktif dan Bermanfaat dengan Quranic Camp Bimbel Primago 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Kajian Subuh Pagi (KSP) “Vibe Positif, Prestasi Melejit: Rahasia 24 Jam Membangun Karakter Pemimpin di Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago” Bersama Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:15 WIB

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:36 WIB

Program Kelas Persiapan Masuk Gontor Terbaik di Jabodetabek Bersama Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:20 WIB

Gak Cuma Jago Ngaji, Santri Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Borong 11 Medali di IPB Championship 2026!

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:02 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok, Distribusikan 7 Hewan Qurban Tahun 2026, Ajarkan Makna Pengorbanan dan Ilmu Praktis kepada Santri.

Berita Terbaru

Berita

SPMB PAUD & Homeschooling Primago Tahun Ajaran 2026-2027

Minggu, 7 Jun 2026 - 22:48 WIB

Berita

Big Field Trip MI Mumtaza Islamic School 2026

Jumat, 5 Jun 2026 - 22:15 WIB