Kadin Indonesia Siap Wadahi Pelaku Usaha Di Palembang

- Reporter

Minggu, 23 Desember 2018 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PALEMBANG- Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo menilai Palembang yang ditargetkan menjadi kota megapolitan harus terkoneksi dengan daerah penyangga di sekitarnya, seperti Banyuasin dan Ogan Ilir yang telah terkoneksi dengan baik, Artinya Palembang ikut menampung komoditi yang berpotensi di daerah tersebut.

“Kelapa, kelapa ini bertebaran di Banyuasin tapi belum terlalu terekspos potensinya oleh pemerintah. Pohon kelapa itu banyak sekali manfaatnya, bisa jadi sepatu, jok mobil, media tanam sampai kebatangnya bisa dieksplor lebih jauh,” katanya saat hadir dalam diskusi Menyongsong Palembang 2019, Minggu (23/12/2018).

Maka dari itu Lanjut dia, Palembang yang merupakan ibukota Provinsi yang sedang menghadapi era 4.0 harus bisa ikut menampung potensi yang dimiliki. “Para pengusaha juga siap kami sebagai wadah pelaku usaha siap membantu,” urai Eddy.

Menurut Eddy, komoditi yang dimiliki daerah disekitar Palembang belum digali secara maksimal. Selain menggaungkan pariwisata yang sudah terbukti penyumbang devisa Indonesia. Sayang sekali jika infrastruktur dan produk unggulan seperti kopi yang dimiliki tidak diekspos di kancah nasional bahkan internasional.

“Kita punya kopi yang bisa dijual diluar dan dalam negeri brandingnya bisa dilakukan melalui digitalisasi. Nah ini saya harap Walikota dan Gubernur membuat inkubator bagi pengusaha kopi yang mengusung digital,” paparnya.

Masih kata dia, dengan banyaknya potensi komoditi yang belum dieksplor secara maksimal dan pariwisata yang mumpuni, bukan tidak mungkin Palembang ini menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Indonesia.

Disamping itu era saat ini masih memiliki tantangan yang besar bagi pengusaha.

“Lihat toko-toko di mall banyak yang tutup, banyak pengusaha yang baru mau bangkit yang dinilai sebagai ancaman oleh pengusaha besar pada era distruction ini akan dibeli oleh perusahaan besar, bahkan dibeli untuk dimatikan, jadi kita harus hati-hati,” tukas Eddy. (FKV)

Berita Terkait

Walikota Depok, Supian Suri Apresiasi Kontribusi Investor, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan
Menata Belanja Negara: Strategi Efisiensi untuk Kesejahteraan Rakyat
HUT RI, PTPN IV PalmCo Bantu Bibit Padi Gogo 110 Ha
Pemadanan KJMU, Sebanyak 624 Orang Perlu Dicek Kembali
Bhabinkamtibmas Pulau Untung Jawa Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Aman Selama Bulan Puasa Ramadhan
Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan dan Bhabinkamtibmas Memastikan Ketersediaan dan Stabilitas Harga Beras di Wilayah
Kapolsek Kepulauan Seribu Utara dan Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Harga dan Ketersediaan Beras: Stok Aman, Harga Stabil
Harga Sembako naik? Ini Cara Belanja Cerdas Dibulan Ramadhan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:15 WIB

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 April 2026 - 15:12 WIB

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 April 2026 - 09:45 WIB

Kecamatan Pancoran Mas bersama FKUB dan Kemenag Kota Depok Gelar Harmonisasi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat 

Rabu, 29 April 2026 - 09:43 WIB

Warga Sampaikan Keluhan Air, Lurah Pondok Cina Jembatani dengan PT Tirta Asasta Depok (Perseroda)

Rabu, 29 April 2026 - 09:41 WIB

Wawalkot Depok Hadiri Pelantikan PGPI, Dorong Penguatan Pelayanan Umat

Rabu, 29 April 2026 - 09:19 WIB

Pesantren Leadership Daarut Tarqiyah Primago Depok Bangun Ekosistem Transaksi Cashless dan Digitalisasi Program Pesantren

Selasa, 28 April 2026 - 15:23 WIB

SMK Keluarga Widuri Gelar Tour Wisata Edukasi Bromo, Malang Jogja Tahun 2026 Bersama Dirgantara IAI Tour Travel Depok

Selasa, 28 April 2026 - 15:20 WIB

Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Berita Pilihan

Buku Panduan Cara Unik Promosi Sekolah Karya Dr Awaluddin Faj, M.Pd

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:15 WIB

Berita Pilihan

Best Seller Buku Panduan Masuk Pondok Modern Darussalam Gontor

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:12 WIB