Kembangkan Sektor Maritim, Eddy : Indonesia Memiliki Potensi Besar

- Reporter

Senin, 15 Oktober 2018 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Eddy Ganefo menyatakan keinginan Negara Indonesia untuk membangun sektor maritim terhadang dengan peningkatan nilai impor. Yang mana, makin memberatkan neraca pembayaran apabila tidak diiringi oleh peningkatan ekspor.

“Dalam perekonomian global yang saat ini menghadapi sejumlah tantangan berupa ketidakpastian kebijakan, perkembangan geopolitik dan pengetatan keuangan global, juga kenaikan level utang dan volatilitas mata uang maka solusi dari itu yakni mengoptimalkan ekspor dan melakukan efisiensi penggunaan produk impor dalam implementasi perdagangan Internasional,” kata Eddy di temui di Kadin Indonesia. Senin (15/10).

Eddy menjelaskan, seperti halnya yang dikatakan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati saat melakukan pertemuan di Nusa Dua, Bali, Sabtu (13/10) Dalam rangkaian Pertemuan Tahunan IMF-WB 2018. Ia menilai perdagangan internasional itu penting untuk mendorong kualitas pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja dan pembangunan berkelanjutan.

“Seiring dengan dinamika perekonomian dunia, salah satu isu terpenting saat ini adalah semakin derasnya arus global supply chain atau rantai pasok global. Terkait dengan hal ini, visi Poros Maritim Dunia menjadi sangat strategis,”ujar Sri Mulyani.

Eddy menyebutkan, Dalam posisi strategis, Indonesia mempunyai potensi besar untuk mengambil manfaat dari arus rantai pasok global untuk kepentingan pembangunan ekonomi.

“Berbagai kebijakan pemerintah untuk mewujudkan visi tersebut sudah membuahkan hasil. Seperti percepatan pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas layanan di pelabuhan telah memberi dampak positif,” tuturnya.

Menurutnya, Kebijakan seperti pemberlakuan single billing, integrasi Inaportnet system ke dalam system Indonesia National Single Window (INSW) berhasil meningkatkan kualitas pelayanan di pelabuhan.  Sehingga, menurut Eddy, konektivitas saat ini terasa jauh lebih lancar. (FKV)

Berita Terkait

Milad Ke 9th, CV Dirgantara Sejahtera Resmikan Kantor Baru Di Sawangan Depok
Buka Workshop Pemutakhiran PK-24, Fazar: Jaga Kualitas Data!
Bank Jateng Apresiasi Promedia Teknologi sebagai Ekosistem Media Daring yang Sehat
Menjalin Hubungan Baik, Fiesta Gelar Buka Bersama dengan Insan Media
Bhabinkamtibmas Pulau Untung Jawa Pastikan Ketersediaan Bahan Pangan Aman Selama Bulan Puasa Ramadhan
Srilangka Menutup Wilayah Udaranya, Lion Air dari Surabaya Tujuan Jeddah Mendarat di Kualanamu
laba Tahun 2023 Pertamina Internasional Shipping Melonjak ke U$$ 330 Juta
Fiesta Bintang Lima gelar Fun Gathering Road To Ramadan 2024

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:45 WIB

Festival Heritage Depok Lama 2026 Jadi Awal Revitalisasi Kawasan Bersejarah dan Pengembangan Ekonomi Kreatif

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:41 WIB

Festival Heritage Depok Lama 2026 Jadi Tonggak Kolaborasi Pemerintah dan Kaum Depok

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:39 WIB

IOSKI Depok Gelar Workshop Senam Discorobic Indonesia, Tingkatkan Kompetensi Instruktur

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:36 WIB

Depok Lama Dinilai Layak Jadi Kawasan Heritage, Berpotensi Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi

Minggu, 28 Juni 2026 - 20:30 WIB

Parade Budaya Warisan Depok Lama: Merajut Harmoni di Tengah Keberagaman Kota

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:05 WIB

Dr Awaluddin Faj, M.Pd Ikuti Orientasi Calon Pengurus dan Anggota Baru HIPMI Depok Tahun 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Pemkot Depok Nilai Job Fair Bisa Turunkan Angka Pengangguran

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:02 WIB

BPC HIPMI Depok Gelar Kegiatan Orientasi dalam Upaya Menempa Calon Pengurus dan Anggota Baru Bersama Sekum BPD HIPMI Jawa Barat Tahun 2026

Berita Terbaru