Puskesmas Ratujaya Adakan Lomba Bayi Sehat

- Reporter

Selasa, 24 Juli 2018 - 22:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: depok.go.id/nita)

(Foto: depok.go.id/nita)

Siarandepok.com – Lomba bayi sehat di Ratujaya dan Pondok Jaya. Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk meningkatkan cakupan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif.

Dilansir dari depok.go.id, Frovira Brilyandini, Puskesmas Ratujaya, mengatakan  “Upaya memberikan promosi kesehatan tentang ASI pada saat kegiatan Posyandu sering kita lakukan. Dalam kegiatan lomba bayi sehat ini, kami ingin memberikan penghargaan kepada ibu dan bayi yang telah lulus ASI eksklusif selama enam bulan,”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan maraknya susu formula yang beragam. Kegiatan ini berupaya untuk memberikan informasi mengenai ASI adalah susu terbaik untuk anak. Karena ASI kaya akan nutrisi, Higienis dari sumber alami dan juga murah. Tidak seperti susu formula yang mengalami sterilisasi berkali-kali. Kegiatan ini juga sebagai media apresiasi Pemerintahan Kota (Pemkot) Depok kepada orang tua khususnya Ibu.

Kegiatan ini dilakukan rutin setiap tahun. Jumlah peserta pada acara ini adalah 27 peserta dari 14 Posyandu Ratujaya dan 13 Posyandu Pondok Jaya. Bayi yang diikut sertakan yaitu bayi yang berusia 6 s.d 7 bulan 29 hari. Nantinya

 “Nantinya, tim Juri dari Dinas Kesehatan (Dinkes) akan memeriksa kartu Menuju Sehat (KMS) yang merekam kesehatan bayi di masing-masing peserta, mengukur tinggi badan, mengecek jadwal imunisasi, cek fisik kesesuaian usia dengan tumbuh kembangnya. Satu peserta terbaik akan mendapatkan piala dan uang pembinaan, serta akan mewakili Ratujaya di tingkat kota,” lanjutnya.

 

Penulis: Dhea A

 

<

Berita Terkait

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat
Peringati HARGANAS, BKKBN Jawa Barat Sukses Gelar Anugerah Bangga Kencana dan Penggalangan Komitmen Mitra
Calon Walikota Depok Supian Suri Sedang Trending, Difollow Bareng-Bareng
DPRD Gelar Rapat Paripurna Tuk Setujui Raperda Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023
Hj Nurhayati: Stunting Ini Bisa Diselesaikan Asal ….
Kepala DP2KBP3A: MKK Bukti Pengakuan Kinerja Pemkab Bandung
Momentum Hari Keluarga Nasional: Menko PMK Optimistis Angka Stunting Di Bawah 20 Persen, Perkawinan Anak Menurun, Perceraian Meningkat
“Rembug Stunting” Kota Bandung: Menuju Generasi Emas dengan Nol Kasus Stunting Baru

Berita Terkait

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:54

Seminar Online Primago 2024 “Kata Siapa Alumni Pesantren Tidak Bisa Menjadi Dokter?

Selasa, 23 Juli 2024 - 14:41

Kerja Keras Sang Ayah Banting tulang Demi Anak Bisa Kuliah

Senin, 22 Juli 2024 - 20:53

Seminar Online Primago 2024 “Anak Masuk Pesantren, Perlukah Orang Tua Belajar Bahasa Arab”

Senin, 22 Juli 2024 - 20:50

Amazing….Pemkab Bandung Borong 13 Penghargaan di peringatan HARGANAS Ke-31 Jawa Barat

Senin, 22 Juli 2024 - 20:44

Fun Walk With Family tutup Rangkaian Harganas ke-31 Tingkat Jawa Barat

Sabtu, 20 Juli 2024 - 20:01

Smpit Pesantren Nururrahman Adakan Workshop Penyusunan Perangkat Bahan Ajar Bersama Dr Awalludin & Irma Nurul Fatimah S.T

Sabtu, 20 Juli 2024 - 19:46

Awalnya Tak Mau Nyalon Bupati Nganjuk di Pilkada 2024, Gus Ibin Akhirnya dapat Restu Sang Bunda Maju

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:44

Inspirasi Berpolitik dari Sang Guru

Berita Terbaru