oleh

Perkantoran di Kabupaten Lebak Menjadi Klaster Tinggi Penyebaran Covid-19

siarandepok.com – Kantor Kabupaten Lebak di Provinsi Banten menjadi tempat utama penyebaran Covid-19. Kantor keenam instansi tersebut harus ditutup sementara (lockdown) karena banyak karyawannya yang terpapar virus berbahaya ini.

“Semua pegawai aparatur sipil negara (ASN) di instansi itu dilakukan pemeriksaan swab guna mendeteksi penyebaran Covid-19 dan mereka yang positif dirujuk ke rumah sakit untuk isolasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak Triatno Supiono, Kamis (4/3).

Bahkan sejak Februari 2021, penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Lebak hampir setiap hari semakin meningkat, dan perkantoran menjadi tempat penyebaran penyakit mematikan.

Ia mengatakan, kantor tersebut adalah Sekertariat Daerah (Setda), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Pendidikan (Disdik).

Jumlah kasus Covid-19 terbesar ada di Kantor Setda Kabupaten Lebak yang berjumlah 25 orang, Disbudpar 12 orang, dan pegawai daerah di BKAD 10 orang.

Ia mengatakan, penyebab penyebaran virus corona sudah dapat dipastikan karena karyawan dan masyarakat tidak memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, serta tidak mematuhi tata cara kebersihan.

“Kami minta semua elemen dapat mematuhi protokol kesehatan guna mengendalikan penyebaran corona itu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Data dan Informasi Disbudpar Kabupaten Lebak Aep Dian Hendriawan mengatakan sebanyak 12 pegawai di sini terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga ditutup hingga tiga hari ke depan.

“Ke-12 pegawai yang positif corona itu berdasarkan hasil tes swab,” katanya.

Berdasarkan data Covid-19 di Kabupaten Lebak hingga Rabu, sebanyak 2.503 orang, 1.809 orang sembuh, 645 orang dirawat, dan diisolasi serta 49 orang meninggal.

 

Penulis (DL)

Editor (RR)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru