oleh

(SilJELITA) Inspirasi Jelantah untuk Lingkungan Kita di Bojongsari

Siarandepok.com – Inspirasi Jelantah untuk Linkungan Kita atau dapat disingkat SilJELITA awalnya merupakan komunitas yang peduli akan limbah dari minyak jelantah rumah tangga. Seiring dengan berjalannya waktu, saat ini SilJELITA telah mempunyai sebuah koperasi bernama Koperasi Konsumen Syariah Jejaring Lingkungan Kota (KKS.JELITA) secara nasional.

Komunitas SilJELITA ini mulai eksis sejak tahun 2017-2018 di seputaran Bojongsari, kemudian dari tahun 2019 sampai saat ini berkembang ke wilayah Bogor dan Tangerang Selatan (Tangsel).

“Kami berdua saat itu terinspirasi akan limbah rumah tangga berupa minyak jelantah, ibu-ibu rumah tangga biasanya apabila merasa warna minyak agak kehitaman selesai pemakaian dibuang begitu saja,” jelas Erni.

Erni menjelaskan bahwa untuk saat ini tenaga kerja yang dimiliki hanya ada dua orang. Namun, dengan bantuan relawan yang berada di 100 titik penjemputan, 70 titik berada di Bojongsari, kemudian yang 30 titik menyebar di Depok, Bogor, dan Tangsel.

“Kami bekerja sama dengan RT maupun majelis taklim untuk menitipkan dua buah jeriken ukuran 5 sampai 10 liter. Kemudian pada hari yang telah ditetapkan, kami mengambil limbah minyak jelantah tersebut dan terkadang mereka mengantarkan kemari.” Tambahnya.

Erni menjelaskan bahwa kedepannya akan memberdayakan warga sekitar yang menganggur karena pandemi untuk membantu pengambilan limbah minyak jelantah pada titik-titik yang sudah ditentukan. Serta perlu adanya armada mobil untuk menunjang, semisal mobil pick up.

“Yang menarik dari limbah ini adalah minimal 15 liter mendapatkan atau dapat ditukar dengan emas 0,025 gram lebih banyak liternya semakin berat emasnya.” Papar Erni.

Kegigihan yang dijalani oleh mereka memberikan motivasi yang mulanya berupa limbah akhirnya memiliki nilai rupiah. Menciptakan 1.000 pengusaha wanita dalam janji Idris-Imam, ini salah satunya. Perlu pendamping dari dinas terkait agar usaha yang dijalani ini menjadi tangguh, terlebih pemerintah wilayah jangan hanya berdiam diri. Namun, agar lebih peka lagi untuk membina supaya lebih survive.

 

Penulis: DMC

Editor: SFP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru