oleh

KNPI Sayangkan Ketidakhadiran Paslon Nomor Urut 1 Depok Diacara Mimbar Pemuda

Siarandepok.com – Mendekati masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok, Periode 2021-2026, KNPI Kota Depok bekerjasama dengan KNPI Jawa Barat menggelar Mimbar Pemuda Jawa Barat dengan tema “Kebijakan Strategis Walikota dan Wakil Walikota pada Pembangunan Pemuda Kota Depok” di Kedai Kopi Kawan Kita, Sukmajaya, kecamatan Sukmajaya, Depok,Jumat (13/11/2020)

kegiatan tersebut dihadiri oleh Asep Kamarudin bendahara DPD Jawa Barat dan 53 Organisasi Kepemudaan (OKP) Kota Depok serta calon wakil walikota Depok nomor 2, Imam Budi Hartono (IBH).

“OKP, meminta difasilitasi oleh KNPI kota Depok untuk menggelar diskusi kepemudaan dengan pasangan calon wali-wakil wali kota Depok, nomor 01 dan 02, meskipun demikian, KNPI Depok tetap Netral tidak ada dukung mendukung paslon. Sebagai Komite Nasional Pemuda Indonesia yang membawahi OKP-OKP bertujuan bisa berdialog, diskusi dan tanya jawab dengan calon,”tutur ketua KNPI kota Depok.

Tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk berdiskusi mencari solusi dari masing masing paslon walikota dan wakil walikota demi perkembangan Pemuda dimasa depan.

“karena kami dari Pemuda yang akan menjadi calon pemimpin dimasa depan butuh support dari mereka yang saat ini sudah memimpin dan ingin memimpin” Jelas Bobby P Harahap selaku ketua DPD KNPI Kota Depok

Pada kegiatan tersebut sangat menyayangkan atas ketidakhadiran Paslon dari nomer urut 01 yaitu, Pradi Supriatna dan Afifah Alia.

“Kita mengundang semua paslon, karena KNPI Mutlak Netral tidak berpihak kemana mana,rencana ini digagas sejak dua bulan lalu. Sementara untuk pasangan calon yang tidak hadir, itu urusan mereka, kami sudah mengundang, tetapi kita akan mengadakan kembali acara diskusi yang sama,”tegas Bobby.

Hal yang sama juta disampaikan oleh Sumardi, Anggota KNPI kota Depok menyatakan terkait tidak hadirnya Pasangan Calon (Paslon) nomor 01 Pradi-Afifah di acara Mimbar Pemuda Jawa Barat dengan tema Kebijakan Strategis Walikota dan Wakil Walikota.

“Saya menyesali paslon yang di undang tidak hadir, seperti dimana tadi banyak pemaparan yang di sampaikan terkait pemuda dan pemimpin, bagai mana mencetak seorang pemimpin yang harus disiplin, jangan sampai menjadi pemimpin di kota Depok justru kalah dengan pemuda,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut calon wakil walikota Depok Imam Budi Hartono (IBH), berpesan kepada pengurus dan anggota KNPI kota Depok, untuk bisa membesarkan organisasi, bukan sebaliknya mencari hidup di organisasi semakin kecil organisasi tersebut.

“Hidupkanlah organisasi agar semakin besar, tetapi jangan hidup di organisasi justru semakin kecil nantinya,” tutur Imam.

Imam menyampaikan sebagai organisasi pemuda, kedepan harus lebih ditingkatkan kembali dari berbagai bidang kegiatan. KNPI harus mempunyai tokoh yang bisa masuk kedalam pemerintahan, dalam hal ini sebagai anggota DPRD atau menjadi kepala Daerah.

“Harus itu, kedepannya KNPI harus mempunyai tokoh di dalamnya, baik sebagai anggota DPRD, kepala Daerah (wali-wakil walikota) atau calon kepala Daerah, sementara ini kan calonnya baru dari Karang Taruna, belum ada yang dari KNPI,”kata Imam.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru