oleh

Silaturahmi Anggota Dewan Partai Demokrat, Koalisi Partai Pengusung Dan Relawan se Kecamatan Tapos.

siarandepok.com-Paslon nomor 2 Idris-Imam, yakni KH.Mohammad Idris hadir di wilayah Cilangkap Kecamatan Tapos Kota Depok, Selasa (20/10/2020) dalam acara Silaturahmi Anggota Dewan Partai Demokrat, Koalisi Partai Pengusung dan Relawan se kecamatan Tapos .

Dihadiri oleh 4 Partai pengusung dari , Demokrat, PKS, PPP dan Berkarya, Tokoh Agama, masyarakat relawan dan lainnya dengan mengedepankan ketentuan pemerintah dan protokol kesehatan.

Dalam orasinya KH.Mohammad Idris menyamapaikan, jujur yang saya pikirkan bukan bagaimana nanti saya menjadi Wali Kota, konsekuensi menjadi Wali Kota saya sudah pahami
baik secara ketentuan perundangan, cara kerja dilapangan, dan apa yang harus dilakukan dikantor.

“Justru yang sedang saya pikirkan, bagaimana nasib warga masyarakat Kota Depok lima tahun kedepan apabila teman-teman partai pengusung, relawan tidak secara bersama-sama berjuang untuk memenangkan Idris-Imam pada pilkada tahun ini. Itu saat ini yang menjadi pikiran saya.”ungkap Idris.

Dikatakan oleh Idris, dengan keterbatasan agar diimbangi semangat dan antusias mayarakat yang ingin pemerintah ini dilanjutkan dengan pengembangan pembangunan yang sudah dilakukan dan pastinya ada perbaikan untuk evaluasi.

“Setiap langkah, tindakan dan ucapan kita perlu diredam, karena dijadikan peluru tembakan-tembakan dari luar, dan ini harus diwaspadai. Bahwa pembatasan-pembatasan kondisi seperti ini karena Covid-19 Kota Depok dalam zona orange , namun tetap diwaspadai karena zona merah itu 1,80 dan saat ini Kota Depok di angka 1,91. Kepala Negara, Para Menteri dan kita semua sepakat bahwa pilkada ini diselenggarakan dengan pengetatan protokol kesehatan, karena kesehatan adalah nomor 1, pilkada nomor 2.” kata Idris.

Lanjutnya, prediksi dari BPS bahwa pada akhir tahun ini penganguran di Kota Depok mencapai 9 persen dari 6,87 persen. Ini merupakan dampak dari Covid-19 selain kesehatan dan ekonomi berimbas ke pengangguran .

“Sejalan hal tersebut kami ingin menciptakan 5000 pengusaha milenial/start up dan 1000 pengusaha wanita, untuk itu saat nanti saya.terpilih dan ditetapkan oleh KPU Depok, ajukan bersama partai pengusung dan relawan untuk diagendakan kedalam program lima tahunan (RPJMD) visi dan misi serta janji kampanye.” pungkas Idris.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru