oleh

Idris Minta Pertahankan Kondisi 12 Kelurahan Nol Positive Covid 19

Siaran Depok- Ada perkembangan terbaru usai ditetapkan PSKS di Kota Depok, yaitu 12 kelurahan di Kota Depok dinyatakan tidak memiliki kasus positif COVID-19. Wali Kota Depok Mohammad Idris pun berharap agar kondisi tersebut dipertahankan sehingga tidak muncul kasus baru lagi di kelurahan tersebut.

Dari belasan wilayah tersebut Kelurahan Limo memiliki perkembangan yang pesat, dengan kasus sembuh sebanyak 16 orang. “Selanjutnya, disusul Kelurahan Tirtajaya sebanyak delapan kasus, Kelurahan Meruyung tujuh kasus, dan Kelurahan Pondok Jaya lima kasus,” ucap Idris, Senin (6/7/2020)

Sedangkan sisanya yang dinyatakan bebas dari kasus COVID-19 adalah Kelurahan Kedaung, Harjamukti, krukut, Pangkalan Jati, Duren Mekar, Duren Seribu, Bojongsari Lama, dan Bojongsari Baru.

Mohammad Idris meminta untuk kelurahan lainnya yang masih memiliki kasus positif, untuk terus melakukan pencegahan, pendeteksian, dan penanganan atau respons.

Di antaranya dengan mendorong pasien isolasi mandiri agar dapat melakukan isolasi di rumah sakit. “Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan pada lingkungan keluarga dan orang-orang yang kontak erat dengan yang bersangkutan,” ucapnya

Untuk perkembangan pasien sembuh COVID-19 sampai Minggu (5/7/2020) di Kota Depok bertambah delapan orang. Jadi total pasien sembuh menjadi 572 orang atau 70,36% dari seluruh kasus konfirmasi positif yang ada. Sedangkan kasus konfirmasi positif bertambah sebanyak 13 kasus.

Penambahan tersebut berasal dari tindaklanjut program rapid test Kota Depok yang ditindaklanjuti dengan Swab dan PCR di Laboratorium RS UI sebanyak delapan kasus. Tiga kasus merupakan hasil pemeriksaan dari Laboratorium Kesehatan Kota Depok (Labkesda).

Dua kasus lainnya berasal dari informasi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta serta hasil pemeriksaan dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

“Dengan penambahan ini, maka total pasien konfirmasi positif sebanyak 813 orang dan pasien yang meninggal dunia 35 orang,” tukasnya.

Kemudian, sambungnya, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) yang selesai pemantauan hari ini pun bertambah lima orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dua orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang selesai pengawasan bertambah satu orang.

“Sementara PDP yang meninggal saat ini berjumlah 118 orang atau tidak terdapat penambahan dibanding hari sebelumnya. Meski begitu, status PDP ini merupakan pasien yang belum bisa dinyatakan positif atau negatif, karena harus menunggu hasil PCR, yang datanya hanya dikeluarkan oleh Public Health Emergency Operating Center (PHEOC) Kemenkes RI,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru