Menu

Wali Kota Depok: Berdiam Diri di Rumah Saat Wabah Pahalanya Syahid

  Dibaca : 23 kali
Wali Kota Depok: Berdiam Diri di Rumah Saat Wabah Pahalanya Syahid

Siaran Depok -Wali Kota Depok Mohammad Idris Abdul Somad tidak bosan-bosan mengimbau warganya untuk diam di rumah di tengah wabah virus Corona Covid-19. Mengutip sebuah profetik, Idris menyebut pahala orang yang diam di rumah saat wabah pahalanya seperti pahala syahid.

“Perlu diingatkan bahwa dalam salah satu pusat profetik disebutkan ‘dalam kondisi wabah jika kita bisa berdiam diri di rumah, seraya berikhtiar menjaga hidup bersih dan sehat dengan sabar dan berharap pahala serta keyakinan bahwa Tuhan Maha Penolong dan Pelindung, niscaya baginya pahala seperti pahala syahid’,” jelas Idris dalam keterangannya yang dibagikan kepada wartawan, Senin (23/3/2020).

Idris mengajak warga untuk berperan aktif dalam pencegahan penularan Corona dengan diam di rumah. Idris kembali mengingatkan pentingnya social distancing dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona ini.

“Kami ingatkan sekali lagi kepada seluruh warga Depok, kami meminta dengan sangat untuk tetap di rumah. Jaga jarak sosial dan jaga jarak fisik agar penyebaran Covid-19 dapat kita hentikan secara bersama,” tuturnya.

“Mudah-mudahan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, Tuhan Yang Maha Bijaksana senantiasa melindungi kita, menjaga kita semua dan kita bisa keluar dari bencana ini dalam keadaan sehat walafiat, diridhoi, dan dalam kebahagiaan, hidup berbangsa dan bernegara,” sambungnya.

 

Selain itu, Idris menyampaikan bahwa pihaknya melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Depok telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus Corona. Salah satunya dengan menyemprotkan disinfektan di sejumlah titik di Kota Depok.

 

“Kami melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai titik dan tempat publik di Kota Depok secara bertahap mulai 2 hari lalu dan seterusnya,” imbuhnya.

Pemerintah juga telah membuka layanan hotline tanggap darurat Corona di 119 dan 112 yang buka 24 jam penuh. Masyarakat diimbau menghubungi hotline tersebut dalam kondisi gawat darurat.

“Kemudian untuk komunikasi, informasi kegawatdaruratan COVID-19 bisa hubungi 119 dan 112 yang beroperasi 24 jam. Secara khusus dapat konsultasi medis yang bisa dilakukan melalui telemedis di 112 yang akan dilayani oleh tenaga medis atau dokter,” pungkasnya.

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!