Menu

Mantapkan Depok Religius, Jatman Gerakkan Religiusitas dan Spiritual Masyarakat

  Dibaca : 54 kali
Mantapkan Depok Religius, Jatman Gerakkan Religiusitas dan Spiritual Masyarakat

Siaran Depok- Sebagai kota religius warga Kota Depok sangat menjunjung tinggi tradisi dan nilai keagamaan. Di saat mewabahnya Virus Corona atau COVID-19 beragam upaya dilakukan untuk menangkalnya. Hal itu diutarakan Rois Idaroh Syu’biyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyah (Jatman) Kota Depok Dr. Fathuri Wahmad.

“Selain mengajak menjaga kesehatan dan lingkungan sesuai standar agar terhindar dari Virus Corona. Kita juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan nilai religiusitas diri,” ujar Fathuri seusai acara Silaturahmi Ulama, Umaro, TNI-POLRI dan Pelantikan Idaroh Ghusniyah se-Kota Depok. Yayasan Ar-ridho, Cilodong, Kota Depok, (8/3).

Dalam acara tersebut juga dihadiri Ketua PCNU Kota Depok Ust. Achmad Solechan, Rois Syuriah NU Depok KH. Syihabudin Ahmad dan Ketua MUI Depok KH. Dimyati Badruzzaman.

Fathuri mengutarakan, dalam kesempatan tersebut juga diadakan dzikir, munajat, doa tolak balak agar terhindar dari Virus Corona serta musibah. Ia menambahkan, para jamaah juga mendapatkan ijasah sholawat sholawat Syifa untuk tolak balak atau wabah Virus Corona agar diamalkan di tempat masing-masing. “Kita berdoa untuk keselamatan bangsa dan khususnya bagi Kota Depok tercinta,” terangnya

Dia menambahkan, salah satu eksistensi Jatman adalah bagaimana menyebarkan aspek religiusitas dan spiritualitas masyarakat khususnya warga NU. Menurutnya, muslim religius juga memiliki kesehatan lahir dan batin. “Kita berharap agar pengurus Idaroh Ghusniyah Jatman (tingkat Kecamatan-red) menjadi penggerak religiusitas dan spiritualitas di masyarakat,” harap.Fathuri.

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzanul Ulum berharap ke depan Jatman menjadi bagian dari pembangunan. Terlebih lagi, lanjutnya, Jabar unggul lahir batin. Menurutnya, Jatman mengambil bagian pada batin yakni mengembalikan dan membalikan mindset derajat seseorang dari batiniahnya atau segala sesuatu tidak diukur dari materi namun juga aspek batin. “Kita berharap dari Jatman dalam membangun aspek batiniyah. Ke depan NU menjadi kuat dan besar,” harapnya.

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!