Menu

Mulai 1 Maret Aturan Belanja Tanpa Kantong Plastik di Depok Resmi Berlaku, Pengusaha Retail Lakukan Sosialisasi

  Dibaca : 158 kali
Mulai 1 Maret Aturan Belanja Tanpa Kantong Plastik di Depok Resmi Berlaku, Pengusaha Retail Lakukan Sosialisasi

Siarandepok.com- Pemkot Depok berencana menerapkan regulasi lainnya sebagai bentuk komitmen untuk mengurangi sampah. Hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti kegiatan yang dilakukan pada Hari Peringatan Sampah Nasional 21 Februari lalu.

Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) membagikan 1.000 tumbler secara gratis. Tidak hanya Dinas Lingkungan hidup dan Kebersihan (DLHK), pengelola retail juga ikut serta dalam menyosialisasikan program pengurangan sampah plastik tersebut.

Alfmart yang merupakan salah satu raksasa retail Indonesia, turut mengadakan sosialisasi pada masyarakat Depok tentang penggunaan kantong plastik sekali pakai di Alun-alun.

Mengikuti pada aturan Pemkot Depok yang tidak menyarankan penggunaan kantong plastik sekali pakai di Maret mendatang, semua jajaran retail ini siap menyosialisasikan secara perlahan-lahan kepada para pelanggannya untuk membawa kantong belanja sendiri ketika datang ke toko.

“Kebijakan ini pastinya kita dukung 100 persen, karena memang sejalan dengan program kami untuk mengurangi kantong plastik sekali pakai. Kami juga akan mengedukasi masyarakat agar membawa kantong belanja sendiri,” ujar Deputy Branch Manager Alfamart Kota Depok, Siswanto.

Siswanto mengatakan, walaupun kebijakan ini baru diberlakukan mulai bulan Maret mendatang, tetapi pihaknya telah melakukan edukasi dan memberikan pilihan kantong ramah lingkungan yang juga dijual di setiap cabang retailnya di Kota Depok.

Siswanto menambahkan, saat kebijakan itu resmi diberlakukan pihaknya juga memastikan seluruh cabang retailnya secara serentak tidak akan menggunakan lagi kantong plastik tepat.

“Per satu Maret tahun ini, kami pastikan seluruh cabang Alfamart di Kota Depok tidak lagi menggunakan kantong plastik. Kami ganti dengan kantong ramah lingkungan yang bisa dibeli dan dimiliki pengunjung atau masyarakat,” tutur Siswanto.

Siswanto mengatakan, ini merupakan komitmen kita bersama untuk mengurangi sampah plastik, kami juga berharap agar masyarakat bisa mengubah perilaku penggunaan barang-barang sekali pakai. Hal kecil ini bisa membawa perubahan yang besar jika dilakukan bersama.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!