Menu

HIPLI Gelar Laundry Conference 2020 Sebagai Ajang Menghadapi Industri 4.0

  Dibaca : 106 kali
HIPLI Gelar Laundry Conference 2020 Sebagai Ajang Menghadapi Industri 4.0

Siarandepok.com – Menyambut Industri 4.0, Himpunan Pengusaha Laundry Indonesia (HIPLI) akan menggelar event Laundry Conference 2020 di Gedung Triton Maytag Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (29/2) mendatang.

Ketua Umum HIPLI, Herry Basuki Achmidjono, kepada wartawan di Kawasan Margonda mengatakan event nasional Laundry Conference 2020 nanti akan dihadiri para pelaku bisnis seluruh Indonesia dengan jumlah peserta sekitar 500 peserta.

Tujuan event akbar ini diselenggarakan adalah untuk mengajak para pelaku pengusaha laundry membangun bisnis lebih maju apalagi sekarang trend bisnis yang memasuki era industri 4.0.

Ketua Penyelenggara Laundry Conference 2020 Denny Hartono Herry mengungkapkan menghadapi zaman era bisnis industri 4.0 pengusaha laundry sekarang Ini dapat lebih modern dan maju.

Dalam perkembangan bisnis khususnya dunia laundry yang dulu sekarang bisa menjadi lompatan teknologi dan inovasi. Bisa jadi, antarperusahaan yang dulu bersaing sengit, justru harus bergandengan mesra, berkolaborasi, berorkestrasi agar bisa tumbuh, berkembang dan maju bersama-sama.
Sebagai organisasi yang mewadahi pengusaha laundry, HIPLI aktif menggagas dan mendorong terciptanya ekosistem bisnis Laundry yang sehat, kompetitif, dan menumbuhkan peluang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Salah satu kata kuncinya, adalah selain peluang bisnis laundry semakin tumbuh dan berkembang pesat dari hari ke hari, kita juga membutuhkan kolaborasi antar sesama untuk sama sama tumbuh dan maju bersama,”katanya.

Apalagi memasuki bisnis 4.0 yang mana sesuatu yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin terjadi.
Dalam kegiatan event nanti akan dihadiri puluhan suplier laundry, 500 peserta pengusaha laundry, dan menghadiri nara sumber Andrias Harefa seorang motivator dan praktisi pengusaha laundry dengan tema Laundry Preneur 4.0 dan Trend Bisnis Laundry 2020 dengan nara sumber Rizal Matulatan.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!