KLIMIS ; Penuhi Janji, Mohammad Idris Layak Maju Kembali

oleh -333 views

Siarandepok.com- Komunitas Loyalis Mohammad Idris (KLIMIS) mengadakan kegiatan “Ngopi Untuk Disain Klimis” di sebuah rumah makan di sekitaran bensin biru, kalimulya, Cilodong, Jum’at (13/12/2019).

Ngobrol Pintar Untuk Diskusi Santuy Klimis (Ngopi Untuk Disain Klimis) ini berjalan dengan seru, santai dan mendebarkan bagi yang mendengarnya. Hadir sebagai pembicara adalah Rohmat Rospari, SE.MM (Dosen STIE Fajar), Wihara, SE (Guru SMP Tirta jaya) dan naufal, ST ( Asisten Dosen PNJ Jakarta).

Pembicara pertama, Wihara menjelaskan banyak perkembangan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam pendidikan, diantaranya memberikan bantuan pendidikan terhadap siswa/i miskin di sekolah swasta, selain itu Dinas Pendidikan (Disdik) Depok terlibat aktif dalam peningkatan kualitas pendidikan.

“ Disdik Depok menekankan sekolah memperhatikan character building terhadap siswa/i. Disdik pun memberikan kesejahteraan untuk guru swasta yayasan sekolah,” ujar Wihara.

Sementara itu Rohmat Rospari memaparkan banyak hal sudah dilakukan Wali Kota Depok, Mohammad Idris selama 3,5 tahun memimpin Kota Depok.

“ Mayoritas janji kampanye Wali Kota Depok, Mohammad Idris sudah dipenuhi, masih ada kurang lebih setahun untuk menyempurnakan pemenuhan janji kampanye Pilkada Depok pada September 2020 nanti,” ujar Rohmat .

Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) Jakarta ini menjelaskan detail capaian Wali Kota Depok, Mohammad Idris sampai 2018 diantaranya dari segi Pendidikan berupa ; Pemberian bantuan kepada siswa/i miskin SD sebanyak 27.538 , SMP 10. 495, SMA 1.610

“Pemkot Depok juga meningkatkan standar honorarium untuk tenaga pendidikan di sekolah TU, Operator, Petugas keamanan dan Tenaga kebersihan,” ujar Rohmat

Dilain pihak ada pemaparan menarik dari naufal terkait dengan kekurangan atau kelemahan pemkot Depok dalam bidang pendidikan

“ Jarak sekolah yang ada di Kota Depok sangat jauh, idealnya satu kecamatan ada 2-3 sekolah terutama sekolah negeri atau swasta, selain itu pula masih terdengar lambatnya pemberian gaji kepada guru honorer dan PPDB yang masih kerap ada masalah setiap tahunnya,” ujar naufal

Setelah pemaparan pendapat dari pemateri acara dilanjutkan dengan tanya jawab, diskusi hingga debat pendapat antar pemateri dimana kesimpulan dari Ngopi tersebut Klimis yakin bahwa mohammad Idris layak maju kembali mencalonkan diri jadi Wali Kota Depok pada Pilkada 2020 nanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *