Menu

Santer Beredar Duet Idris-Hafidz, ini Tanggapan Jubir Idris

  Dibaca : 227 kali
Santer Beredar Duet Idris-Hafidz, ini Tanggapan Jubir Idris
Ustadz Khairullah (Batik Coklat) dalam kegiatan sarasehan dakwah di hotel bumi wiyata, Kamis (22/08/19)

Siarandepok.com – Jelang bergulirnya Pilkada 2020 di Kota Depok, beberapa calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota mulai bermunculan. Banyak pihak bertanya-tanya siapa yang akan mendampingi petahana Wali Kota Depok, Mohammad Idris pada Pilkada 2020. Munculnya isu Mohammad Idris-Hafid Nasir mendapat tanggapan dari Ustadz Khairullah. Berdasarkan juru bicara Mohammad Idris, Ustad Khairullah Ahyari blak-blakan tentang kandidat kuat yang bakal menjadi pendamping Idris pada pilkada 2020 mendatang.

“Memang sudah banyak pembicaraan, salah satunya Pak Idris lebih sreg dengan Pak Hafid Nasir yang juga merupakan Ketua DPD PKS Kota Depok,” ujar Khairullah, Rabu (21/8).

Adapun pertimbangannya, kata dia, Hafid merupakan ketua partai yang selama dua periode ini mengusung Idris yaitu PKS.

“Sebagai ketua partai beliau (Hafid,red) dianggap berhasil menaikkan suara PKS dan raihan kursi di DPRD 100 persen,” paparnya.

Dari sisi intelektualitas, sambungnya, Hafid merupakan lulusan luar negeri.

“Dari sisi kepribadian ia santun, cerdas, berintegritas dan relatif banyak mendapat kepercayaan di lembaga-lembaga pendidikan dan lainnya,” ungkapnya.

Dari itu, Khairullah menilai sosok Hafid yang juga Anggota DPRD Depok terpilih, layak untuk mendampingi Mohammad Idris.

Sebelumnya, calon Walikota Depok yang juga petahana saat ini, Mohammad Idris akan mendeklarasikan diri untuk maju atau tidak dalam pilkada Depok 2020 mendatang.

“Nanti setelah September saya akan mengumumkannya, yang jelas saat ini banyak komunitas baik itu komunitas agama maupun kewilayahan serta pemuda yang telah mendeklarasikan diri dan meminta saya untuk mencalonkan kembali,” ujar Idris, Selasa (20/8).

Namun begitu, hingga saat ini dirinya belum bisa menjawab karena hal itu sangat berkaitan dengan politis dan perundangan bahwa dirinya harus memiliki tiket untuk maju dalam pilkada 2020.

“Ketika sudah punya tiket nanti koalisinya dengan siapa dan partai mana juga harus dipersiapkan. Ada partai pendukung dan tentunya ada partai pengusung,” paparnya.

Idris memastikan akan melakukan deklarasi setelah dirinya mendapat kendaraan.

“Saya akan lambaikan tangan dan mengajak untuk naik kendaraan saya. Kendaraan mahal belum tentu bagus. Misalnya Camry, belum tentu bagus meskipun mahal dan lebih mahal dari Fortuner. Makanya akan saya lihat nanti,” katanya.

Terkait dengan adanya beberapa tokoh partai politik yang siap untuk mendampingi dirinya, ini tanggapan Idris.

“Nanti itu tergantung mereka, kalau mereka siap seperti apa komitmen dan integritasnya, apakah hanya ingin menang atau hanya karena apa dan sebagainya. Nanti kami lihat motivasinya, tentu nanti ada juga fit and proper test terhadap mereka,” pungkas Idris.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional