Menu

Pada Tahun 2021 Kecamatan Tapos Depok Akan Wujudkan Bebas ODF

  Dibaca : 103 kali
Pada Tahun 2021 Kecamatan Tapos Depok Akan Wujudkan Bebas ODF

Siarandepok.com – Rencana Kecamatan Tapos Kota Depok tahun 2021 akan mewujudkan Open Defecation Free (ODF) atau setiap individu atau kelompok terbebas dari buang air besar sembarangan.

Menurut Sukanda, Kepala Bidang (Kabid) Pemukiman Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Kota Depok diselah giatnya Rabu (24/7) pada para wartawan mengatakan, Kota Depok melalui (Disrumkim) pada tahun 2019 ini siap membangun 9 Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan 1000 Septic Tank, diantaranya ada di Kecamatan Tapos Kota Depok.

Ditemui diruang kerjanya Rabu (24/7) Camat Tapos Dadi Rusmiadi.SE disingung terkait ODF mengatakan, Kami dari Kecamatan akan intervensi terhadap 3 kelurahan (Kel. Cilangkap, Sukamaju dan Kel. Jatijajar), terkait sanitasi yang kurang layak.

Diharap apa bila ada sanitasi warga yang kurang baik dapat diperbaiki.

Lebih lanjut Camat Tapos mengatakan, dengan harapan tahun 2019 ini dapat terselesaikan dan tuntas, mengingat di RPJMD tahun 2021 Kecamatan Tapos harus sudah terbebas dari kesehatan yang unsurnya adalah sanitasi (Prilaku disengaja dalam pembudayaan hidup bersih dengan maksud mencegah manusia bersentuhan langsung dengan kotoran dan bahan limbah berbahaya lainya), yang diangap kurang sehat tersebut.

”kami sedang berkoordinasi dengan dinas terkait, seperti Dinas Kesehatan, Disrumkim dan lainnya, serta akan dianggarkan percepatan penuntasan lingkungan yang kumuh tersebut dalam hal sanitasi dengan target 2021 sudah dapat dituntas, ” terang Dadi.

Dengan bekerja sama dari beberapa unsur baik pihak Kel, RT,RW, PKK, Kader kesehatan serta warga. Kec Tapos siap mendeklarasikan bebas dari Open Defecation Free (ODF).

Adalah Kondisi pada setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar sembarangan, sehingga berdampak luas kelingkungan dan masyarakat sekitar dalam hal kesehatan dan lainya yang diakibatkan,” Harap Camat Tapos.

Dadi menambahkan, kami tekankan, selain intervensi secara phisik, juga dilakukan sosialisasi dan penyadaran kepada masyarakat melalui kader kader ataupun kelompok kerja.

”Dari data yang ada disetiap Kelurahan itu ada 20 titik untuk segera ditindak lanjuti, kami berharap kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam penuntasan ODF di Kec Tapos,” Mantan Sekcam Sawangan tersenyum.

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional