Menu

Puncak HUT Bhayangkara ke-73, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel

  Dibaca : 145 kali
Puncak HUT Bhayangkara ke-73, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Apel

Siarandepok.com – Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-73 di Pelabuhan Nusantara Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/7). Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter) menjadi tema utama yang kian menguatkan sinergitas di Jakarta Utara.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Reynold Hutagalung mengatakan, kesuksesan kinerja Polri tidak terlepas dari kepercayaan masyarakat. Hal tersebut menjadi motivasi untuk mewujudkan polisi yang Promoter.

“Kami sangat mengapresiasi terhadap dukungan dan kepercayaan masyarakat terutama dalam perayaan HUT Bhayangkara ini,” kata Reynold, saat ditemui usai menggelar upacara peringatan HUT Bhayangkara ke-73, di Terminal Pelabuhan Nusantara, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (10/7).

Untuk mewujudkan Promoter, pihaknya akan semakin meningkatkan kualitas profesionalitas Sumber Daya Manusia (SDM) Polri. Termasuk meningkatkan pelayanan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Dalam upaya meningkatkan stabilitas keamanan, ke depannya akan menyingkronkan Camera Circuit Television (CCTV) di berbagai area otoritas pelabuhan, seperti pelabuhan Tanjung Priok, Kalibaru, Muara Baru hingga Sunda Kelapa.

“Kiranya kami mendapatkan doa restu dan dukungan agar selalu dapat dipercaya dan dekat dengan masyarakat. Agar selalu dapat memberikan pelayanan, pengayoman dan perlindungan kepada masyarakat yang harus dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim mengapresiasi kinerja Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Evaluasi terus dilakukan di jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimko) guna meningkatkan stabilitas keamanan di Jakarta Utara.

“Apresiasi kami berikan terutama saat momen mudik lebaran Idul Fitri kemarin. Polres Pelabuhan Tanjung Priok tak pernah lelah dalam mengamankan pemudik yang bertolak ke kampung halaman menggunakan kapal laut,” tutupnya.

Diketahui, upacara ini turut memecahkan rekor Museum Record Republik Indonesia (MURI) dengar kategori penyelenggara upacara pertama di area pelabuhan. Serta mendapatkan apresiasi dari Lembaga Kajian Strategis Polri (Lemkapi) atas keberhasilannya mengungkap kasus terbakarnya kapal nelayan di Pelabuhan Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional