Menu

Idris – Pradi 2 Periode?

  Dibaca : 232 kali
Idris – Pradi 2 Periode?

Kopi Tugu

Pemilu Legislatif/Capres-Cawapres 17 April 2019 baru saja usai, hasil pleno rekapitulasi pun sudah dapat diketahui masyarakat luas. Secara nasional PDIP masih menjadi yang nomor wahid belum ada partai lain yang bisa menggeser partai besutan putri sang Proklamator ini. Hasil secara keseluruhan memang ada pergerakan yang signifikan dari 9 partai yang lolos ambang batas 4% perolehan suara nasional.

Bagaimana dengan kota Depok? Kota Depok yang tahun 2020 mempunyai hajat Pilkada pun sudah ramai dengan hasil Pileg di kota sejuta maulid tersebut.

Komposisi hasil perolehan suara yang berimbas pada perolehan kursi DPRD kota Depok sejumlah 50 kursi mengalami pergeseran yang cukup menarik, PKS memperooeh 12 kursi,  Gerindra 10 kursi dan PDIP juga 10 kursi, ketiga partai tersebut secara prosentasi boleh mengusung calon wali/wawali tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.

Jika ini yang terjadi sangat mungkin akan ada paling tidak 3 pasang calon wali/wawali yang akan bertarung di pilkada untuk kali ke 4 di kota Depok.

Yang menarik dan pasti ditunggu masyarakat Depok adalah akankah pasangan incumbent Idris Pradi masih berduet maju dalam Pilkada 2020 ataukah malah menjadi seteru?

Andai saja peta politik di Pilkada persis seperti koalisi yang terjadi pada Pilpres 2019, maka kita bisa membelahnya menjadi 2 kubu, satu kubu ada PKS, Gerindra, PAN dan Demokrat dengan jumlah perolehan 28 kursi, sedangkan kubu lainnya ada PDIP, Golkar, PKB, PPP dan PSI dengan perolehan 22 kursi di DPRD hasil Pileg 2019.

Maka dimungkinkan terjadi pertarungan yang sengit, pertarungan head to head di antara kedua kubu, dunia maya dan dunia nyata pasti memainkan isu-isu politik yang hangat yang memancing emosi warga kota Depok, pertanyaan yang muncul adalah di antara dua kubu di atas nanti “siapa lawan siapa?” Jika incumbent yang tetap dicalonkan oleh PKS cs lalu siapa lawan dari kubu PDIP cs?

Jika anda berkesempatan ngobrol dengan warga kota Depok dari mulai obrolan warung kopi sampai obrolan para ustadz di masjid usai salat taraweh, mereka masih berharap pasangan incumbent tetap berduet di Pilkada 2020, mereka menganggap bahwa incumbent telah berhasil membawa kota Depok lebih baik dari sebelumnya.

Dan dipastikan masih sulit dikalahkan jika masih berduet di 2020, lalu jika obrolannya agak ke dalam ada juga yang memprediksikan pasangan incumbent akan pecah kongsi, gelagat ini sangat bisa dibaca dari giat-,giat keduanya di bulan Ramadan ini, sebagai langkah strategis, menghadapi kemungkinan jika kedua bocah Depok tak lagi berduet, memilih jalan masing-masing,citu yang terungkap dalam obrolan mereka.

Mohammad Idris Walikota Depok seperti yang kita baca dalam beberapa pemberitaan belum menanggapi serius soal Pilkada 2020, ia masih slow dan tetap fokus menuntaskan visi dan misi di sisa masa kepemimpinannya hingga 2021.

Entah bagaimana arah politik kota Depok jelang Pilkada 2020 nanti?

Penulis : Akbar Rido, tinggal di Tugu Cimanggis

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional