Menu

Kuota Haji Kota Depok Bertambah

  Dibaca : 37 kali
Kuota Haji Kota Depok Bertambah

Siarandepok.com – Pemerintah kerajaan Arab Saudi Arabia telah memberikan kuota tambahan jamaah haji asal Indonesia sebanyak sepuluh ribu orang, untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440H/2019 M. Dari jumlah tambahan, Provinsi Jawa Barat mendapatkan kuota tambahan sebesar 346 jamaah.

Perlu diketahui, pada surat keputusan Menteri Agama Nomor 176 Tahun 2019 tentang penetapan kuota haji tambahan bahwa kuota haji tambahan yang dimaksud untuk kuota haji reguler, terdiri  atas jamaah haji berdasarkan nomor urut porsi sebanyak lima ribu orang, dan jamaah haji lanjut usia serta pendamping sebanyak lima ribu orang.

Selain itu, batasan jamaah haji lanjut usia paling rendah 75 tahun per tanggal 7 Juli 2019 yang telah memiliki nomor porsi serta terdaftar sebagai jamaah haji reguler, sebelum 1 Januari 2017. Alokasi lainnya berdasarkan pertimbangan masa tunggu jamaah haji di setiap daerah, dan optimalisasi pengisian kloter pada setiap embarkasi.

“Untuk pembagian (kuota tambahan, Red) dari Jawa Barat ke Kabupaten/Kota belum ditetapkan alokasinya masing-masing. Namun, petugas haji sudah pasti bertambah, terutama petugas kloter,” ungkap Koordinator Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (PHU Kemenag) Kota Depok, Fauzan.

Sementara dalam hal kuota jamaah haji lanjut usia dan pendamping tidak terpenuhi, maka sisa kuota dialokasikan untuk jamaah haji berdasarkan nomor urut porsi berikutnya pada provinsi dan kabupaten/kota.

Sedangkan petunjuk teknis mengenai pelaksanaan pengisian kuota haji tambahan, dan cara pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji bagi kuota haji tambahan ditetapkan dengan keputusan Dirjen Penyelenggaraan ibadah Haji dan Umrah.

“Alhamdulillah terus berjalan. Persiapan paspor dan rekam biometrik hanya menyisakan jamaah haji pelunasan tahap 2,” ucap Fauzan.

Tahun ini Kota Depok membagi ke dalam lima kelompok terbang (Kloter). Di antaranya, pada Gelombang 1 ada kloter 11 JKS, dan 19 JKS. Sedangkan di Gelombang 2 ada kloter 63 JKS, 77 JKS, dan 96 JKS.

Sementara itu, Kasi Haji Kemenag Depok, Hasan Basri mengatakan, dari jumlah kuota tambahan Jabar tersebut, Kota Depok hanya mendapatkan jatah tambahan sebanyak empat orang. Meski begitu, pelaporan data administrasi haji terus berjalan ke Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Barat.

“Diperkirakan Depok hanya dapat tambahan empat jamaah untuk kuota tambahan. Kemarin pelaporan terus kami sampaikan ke Kanwil Jabar. Dan untuk rekam biometrik sudah mencapai 95 persen,” terang  Hasan.

Saat ditanya terkait pemaksimalan bus Shlawat yang disediakan pemerintah Arab Saudi bagi jamaah haji asal Indonesia, dia mengaku bersyukur bahwa tahun ini ada penambahan fasilitas bagi para jamaah di sana.

“Nantinya setiap ada perkembangan soal haji, akam kami sampaikan pula di setiap pertemuan bersama para calon jamaah haji Depok,” tutur Hasan.

Sebelumnya, Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Publik Kemenag Mastuki mengatakan, sepuluh ribu kuota tambahan haji Indonesia dibagi untuk setiap provinsi di Indonesia. Banyaknya tambahan kuota di tiap wilayah tidak semuanya sama.

“Dasar pembagian per provinsi (dilihat) dari jumlah muslim di wilayah tersebut yang dihitung per mil (1/1000),” kata Mastuki, beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Selain itu, wilayah yang mempunyai antrean jamaah terlama juga menjadi prioritas penambahan kuota haji tersebut. Mastuki menyampaikan, penambahan kuota haji tersebut mulai berlaku untuk keberangkatan 1440 H atau tahun ini.

“Sedang kami siapkan skema anggaran maupun pelaksanaannya,” tutupnya.

Penulis : Ardiansyah Septian

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional