Menu

Review : Sudahkah Musim Pertama Unai Emery Bisa Dibilang Sukses ?

  Dibaca : 245 kali
Review : Sudahkah Musim Pertama Unai Emery Bisa Dibilang Sukses ?

Siarandepok.com Unai Emery ditunjuk oleh manajemen setelah musim terakhir Arsene Wenger yang tidak memuaskan. Opini fans di seluruh dunia terbelah, namun terbentuk suatu konsensus yaitu perubahan besar dalam diri Arsenal setelah 22 tahun ditangani Wenger. Emery menjadi penanda dari perubahan besar tersebut meski dia adalah “alternatif” dari sekian banyak nama yang santer diberitakan akan menakhodai Arsenal di era pasca-Wenger. Kemudian dengan semakin dekatnya kita dengan akhir musim, bisakah kita mulai membicarakan bagaimana musim pertama Unai Emery di Arsenal?

Unai Emery Dan Arsene Wenger

Unai Emery Dan Arsene Wenger

Ekspektasi Awal Penulis

Tulisan ini penulis buat setelah kekalah 2-3 dari Palace Hari Minggu lalu-masih ada sebulan lagi sebelum musim berakhir. Karena performa dan pergerakan posisi masih akan dinamis hingga akhir musim, mari kita bicarakan hingga matchday lalu. Arsenal kini bertengger di peringkat lima dan sangat ketat dengan Chelsea, namun masih menyimpan satu pertandingan (melawan Wolves). Sejujurnya, penulis tidak berekspektasi tinggi saat awal musim karena kita baru saja berganti manajer untuk pertama kalinya setelah lebih dari 20 tahun, dengan bujet terbatas, dan juga skuad yang kehilangan kepercayaan diri mereka. Ekspektasi perlu dipatok secara serasional mungkin mengingat beban kerja Emery di musim ini. Salah satu yang terpenting adalah biarkan Emery memahami dulu nilai plus dan minus skuad serta meloloskan Arsenal ke UCL musim depan – entah bagaimana caranya. Keberhasilan musim ini akan memengaruhi perombakan skuad musim depan untuk menghadapi musim kedua Emery di level yang lebih tinggi.

Performa Domestik

Jujur, Emery sudah melampaui ekspektasi awal penulis. Dengan empat pertandingan tersisa (3 laga tandang) tentu cukup berat untuk Arsenal. Namun, musim ini perfroma tandang mulai membaik dan mulai menyadari musuh sejati Arsenal di laga tandang adalah
diri mereka sendiri. Penampilan di Vicarage Road Senin lalu adalah salah satu buktinya. Melawan Watford yang sedang in-form (meski melawan 10 orang), Arsenal bisa mencatatkan clean sheet. Bila ini terjadi di musim lalu, bisa saja Arsenal malah kalah. Sayangnya, Arsenal kembali mengalami permasalahan lagi saat kalah melawan Palace karena buruknya permainan. Tapi, penulis yakin Emery dapat memperbaikinya. Arsenal perlu berbenah dan bekerja keras untuk membenahinya, menang tanpa memikirkan musuh atau pun tandang/kandang. Saat ini, Arsenal duduk di peringkat 5 dengan 66 poin dengan sisa kemungkinan mendapatkan 12 poin. Musim lalu, Arsenal hanya mendapatkan 63 poin hingga musim berakhir – meski memang musim lalu tidak dapat dijadikan patokan. Namun
dua musim lalu, di matchday ini Arsenal hanya mendapat 63 poin. Bila dapat mempertahankan performa bagus, Arsenal dapat mengakhiri musim dengan 78 poin, sesuatu yang tidak dapat didapatkan sejak 2013/2014.

Perfroma Individu & Perekrutan

Bila melihat personal, Emery nampak menunjukkan hasil yang maksimal. Pemain-pemain seperti Bellerin, Xhaka, dan Holding menjalani musim terbaik mereka dan mengalami perkembangan pesat. Dalam hal perekrutan, Lucas Torreira (yang dibeli hanya dengan mahar 26.4 juta Pounds) selalu menjadi pembicaraan. Meski mengalami penurunan sejak Natal, performanya terbilang bagus untuk seorang pemain yang baru saja datang dari Italia yang memiliki libur tengah musim. Bernd Leno juga tampil sangat mengesankan sejak pindah dari Leverkusen. Piawai dalam mengolah bola dan mahir dalam menghentikan bola. Usianya pun masih 27 tahun, masa depan masih cerah baginya. Sokratis yang sempat dipertanyakan kepindahannya ke Arsenal malah menjadi salah satu kandidat pemain terbaik Arsenal musim ini. Sokratis adalah sosok dewasa di lini belakang yang hilang dari Arsenal beberapa musim ke belakang. Matteo Guendouzi mungkin menjadi pembelian yang mengejutkan musim ini, tapi performanya cukup baik dan memiliki masa depan cerah karena usianya yang masih sangat muda. Meski tak banyak yang berhasil, namun overall bagus. Emery benar-benar berperan dalam membantu proses adaptasi para pemain baru dan membantu membangun atmosfer yang bagus di luar lapangan.

Performa Eropa

Di Europa League, Arsenal tampil mengesankan – terlepas dari kekalahan melawan BATE dan Rennes. Namun selain itu, Arsenal berhasil mencatatkan 9 clean sheet dalam 12 laga dan berhasil melenggang ke semifinal. Banyak pemain muda yang diberikan kesempatan
untuk berlaga di UEL – seperti Smith-Rowe dan Willock – dan tampil mengesankan. Tapi, Valencia bukanlah musuh yang mudah karena baru kalah sekali dalam 22 laga terakhir mereka di semua kompetisi. Semoga, Emery dapat merengkuh juara di Baku Mei esok.

Kesimpulan

Umumnya, musim ini Arsenal tampil sangat berkesan di bawah nakhoda baru. Masih banyak laga yang perlu dituntaskan, dan banyak yang perlu dibenahi, namun ada satu hal yang pasti: penulis tidak sabar untuk melihat masa depan Arsenal bersama Emery!

[📝: PatrickTimmons1 | The Arsenal Review]

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional