Menu

UI Mengungkap Gerakan Anti Pacaran yang Meresahkan Warga

  Dibaca : 182 kali
UI Mengungkap Gerakan Anti Pacaran yang Meresahkan Warga

 

 

Siarandepok.com – Di Indonesia banyak sekali gerakan-gerakan anti pacaran yang bertujuan untuk melindungi wilayah-wilayah yang memang sering ternodai oleh gaya pacaran anak zaman sekarang yang tidak lazim. Meskipun begitu, masih banyak gerakan anti pacaran yang hanya dilakukan dengan sepihak alias ugal-ugalan.

Universitas Indonesia (UI) belum lama ini berhasil mengungkap adanya gerakan sepihak dari sekelompok orang yang menyasar pasangan muda-mudi berpacaran. Kelompok itu bahkan disebut-sebut telah melakukan aksi sweeping di Kota Depok, Jawa Barat.

Hal itu itu diungkapkan Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI, Reni Sumarso. Gerakan itu terungkap dari hasil survei yang dilakukan pihaknya belum lama ini, terkait potensi konflik agama di kota tersebut.

“Salah satu survei kami ditemukan ada gerakan kecil namanya Gerakan Indonesia Tanpa Pacaran, yang melakukan survei itu anak-anak mahasiswa UI yang turun langsung ke lapangan,” katanya di Depok, Kamis (11/4).

Menurut Reni, gerakan ini cukup mengkhawatirkan karena telah beberapa kali melakukan sweeping sepihak, baik secara langsung maupun melalui dunia maya.

“Sweeping online misalnya di Facebook, mereka mencari yang pacaran atau posting pasangan berdua, terus dichat dan dikasih tahu kalau itu haram, kemudian disuruh nikah dan disiapkan segala sesuatunya bahkan hotelnya,” ujar Reni.

Menurut fakta-fakta yang ditemukan, mereka yang tertangkap sweeping akan disuruh menikah siri alias menikah secara agama.

Selain secara online, kelompok ini juga pernah melakukan aksi sweeping secara langsung. Salah satunya di sebuah kafe di kawasan Jalan Margonda, Depok.

“Di kafe pernah juga di-sweeping. Jadi ada jam 10 malam lagi di kafe di Margonda ada sepasang anak muda-mudi tiba-tiba didatangi oleh gerakan ini. Mereka bilang tak pantas berduaan karena cenderung maksiat, sudah kamu nikah saja. Kita siapkan penghulu. Langsung nikah aja. Mereka menggunakan dalil-dalil agama,” jelasnya

Kelompok ini, lanjut Reni, kerap menggunakan dalil agama untuk melancarkan aksinya. Terkait hal itu, Reni pun mengaku telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok.

Penulis: Inggiet Yoes

Editor: Faisal Nur Fatullah

 

 

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional