Menu

Gubernur DKI Jakarta Akan Mengumumkan Keputusannya Untuk Memberhentikan Swastanisasi Air

  Dibaca : 668 kali
Gubernur DKI Jakarta Akan Mengumumkan Keputusannya Untuk Memberhentikan Swastanisasi Air

Siarandepok.com – Swastanisasi air di Jakarta akan diberhentikan. Kabar ini diungkapkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan. Ia juga mengatakan bahwa akan segera mengumumkan keputusannya tersebut.

Ia juga menuturkan, pengambilalihan pengelolaan air direncanakan akan diumumkan pada Senin (8/4).

“Insya Allah kalau nggak ada halangan Senin (8/4) kami umumkan,” ujar Anies di kawasan Jakarta Barat, Senin (1/4).

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen akan mengambil alih pengelolaan air bersih sejak satu bulan lalu pada 11 Februari 2019.

Pemprov DKI akan menghentikan swastanisasi air dari dua perusahaan swasta yang menjadi mitra Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD PAM Jaya, yakni PT Aetra Air Jakarta dan PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja).

Anies juga mengatakan, PD PAM Jaya telah mengajukan Head of Agreement (HoA) atas pengambilalihan pengelolaan air dari kedua pihak swasta tersebut. Pihaknya telah memberikan persetujuannya terhadap HoA tersebut.

“Sudah diberikan ke saya HoA-nya melakukan persetujuan, saya sudah setujui dikembalikan ke PD PAM terus mereka sedang siapkan format untuk pengumumannya,” ujar Anies.

Anies menambahkan, HoA itu hanya menunggu PT PD PAM untuk proses administrasinya. Setelah HoA selesai, kata Anies, PT PD PAM tinggal melakukan proses pembicaraan bersama PT Aetra dan PT Palyja.

Penulis: Inggiet yoes

Editor: Muhammad Rafi Hanif

 

 

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!