Menu

Sebaiknya, Jangan Berteman Dengan Mantan, deh..

  Dibaca : 314 kali
Sebaiknya, Jangan Berteman Dengan Mantan, deh..

Siarandepok.com – Memangg bukan hal yang mudah ketika seseorang yang mengisi hari-hari kita penuh warna, dengan sekejap penghilang, karena sudah putus.  Beberapa orang mungkin ada yang berusaha ‘biasa aja’ dengan tetap menjalin komunikasi sama mantan kaya biasa. Bahkan, sebuah riset di Universitas Kansas Amerika Serikat menyebutkan, sebanyak 60% dari pasangan yang udah putus, memutuskan untuk menjalin hubungan pertemanan.

 

Buat dia yang kecewa berat, merasa dikhianati, ditinggalkan dalam kondisi marah, mungkin bakal mikir berkali-kali buat menghubungi mantan lagi. Bisa juga orang yang justru jadi pemutus hubungan bisa aja muncul rasa bersalah, jengkel, sampai muak. Mungkin nggak sih dengan adanya perasaan-perasaan kaya gitu masih ingin menjalin hubungan pertemanan?

 

Resiko Berteman sama Mantan

 

Adanya perasaan pengin temenan sama mantan itu, kalau katanya therapist Nina Atwood muncul karena ingin seseorang berusaha untuk mengurangi rasa sedih dan kehilangannya. Mungkin temenan sama mantan pacar terdengar seperti ide yang bagus, tapi ada banyak banget tantangan yang harus dihadapi. Misalnya tabrakan sama perasaan emosional yang bisa bikin baper.

 

atau gini, “stalking dia lewat sosmed aja..!”

 

Jawabannya, no. Hal terpenting untuk benar-benar move on dari mantan adalah dengan mengizinkan diri kamu untuk menemukan sumber bahagia di tempat lain. Melansir dari Psychology Today, dengan adanya hubungan antara stalking sosmed sama peningkatan rasa cemas dan kecemburuan. Jadi, nggak perlu untuk buka-buka lagi lembaran keangan dengan mantan, termasuk stalking sosmed mantan. Gimana kalau ternyata dia udah posting sama pasangannya yang baru? Makin berkeping-keping hati kamu..

 

Menurut riset di Oakland University. Ada orang yang cenderung ‘memaksakan’ diri untuk tetap berteman sama mantan itu bisa jadi salah satu tanda psikopat. Terkesan sangat Ekstrem. Tapi, dari riset itu disebutkan seseorang yang memilih untuk tetap berteman sama mantan menunjukkan adanya niat manipulatif, uang, sampai seks. Nah, rangkaian motivasi ini bisa jadi karakter kompleks karena ada permainan emosi naik turun, dan jadi salah satu tanda pribadi psikopat. Tapi jangan khawatir, ini tidak berlaku untuk banyak orang.

 

Terus, Harus Gimana Dong?  

 

Bagi beberapa orang, mungkin benar-benar memutuskan hubungan sama sekali sama mantan adalah perilaku yang childish. Tapi ternyata, itu justru baik buat kesehatan mental kamu lho. Psikolog Karen Sherman mengatakan, adanya rentang waktu untuk benar-benar berpisah itu penting banget sebelum kembali memulai hubungan pertemanan. Dia menyebutkan, ngga usah lama-lama, yang penting benih-benih romansa yang ada dalam diri udah pudar dulu sebelum masuk ke tahap hubungan baru tanpa asmara: berteman.

 

Intinya, berteman sama mantan itu bukan sesuatu yang mustahil. Itu bisa aja terjadi dan berjalan baik, kalau memang diakhiri dengan baik dan ngga berat sebelah. Dalam salah satu jurnal terbitan Personal Relationships juga disebutkan, kalau hubungan asmara diawali dengan pertemanan, bukan hal yang ngga mungkin untuk bisa kembali lagi berteman seperti dulu.

 

Sumber: Ibunda.id

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional