Menu

Cara Menyelamatkan Diri dari Tenggelamnya Kapal

  Dibaca : 561 kali
Cara Menyelamatkan Diri dari Tenggelamnya Kapal
Ilustrasi tenggelamnya kapal. (Foto: focus.ua)

Siarandepok.com – Tidak ada satu pun manusia yang ingin mengalami kecelakaan. Itu sudah pasti. Namun, bagaimanapun usaha kita untuk menghindarinya, akan selalu ada risiko kecelakaan yang terjadi. Baik itu faktor kelalaian manusia atau bisa juga karena faktor alam yang sewaktu-waktu berubah.

Nah, untuk itu ada baiknya jika kita mempersiapkan diri dan memiliki pengetahuan dasar untuk menyelamatkan diri sendiri terlebih dahulu. Berikut Siarandepok.com sajikan informasi mengenai cara menyelamatkan diri dari tenggelamnya kapal

Tetap tenang

Hal penting yang pertama kali Anda lakukan adalah mencoba untuk membuat diri Anda tetap tenang. Mengapa begitu? Ketika kekacauan pecah untuk pertama kalinya dan Anda dalam kondisi yang tidak tenang atau panik, kondisi ini malah akan jauh membahayakan Anda.

  • Jika Anda merasa panik, cobalah tarik nafas dalam-dalam.
  • Berpikirlah sebelum bertindak. Jangan hanya berlari ke sekoci atau perahu penyelamat juga langsung terjun ke air begitu melihat ada bahaya. Cobalah mengamati semua pilihan yang ada.

Temukan pelampung

Saat kapal yang Anda tumpangi akan tenggelam, hal yang harus Anda cari selanjutnya adalah mencari pelampung. Tanpa pelampung, Anda tidak mungkin bertahan lama di dalam air. Untuk Anda ketahui, ada beberapa jenis pelampung termasuk:

  • Pelampung penyelamat
  • Pelampung keras
  • Rakit yang dapat digelembungkan

Lompat dari kapal jika Anda berada dalam bahaya

Jika harus melompat dari kapal, pastikan Anda tetap memakai sepatu. Lihat ke bawah sebelum melompat untuk memastikan Anda tidak mendarat di atas orang atau benda lain. Letakkan salah satu lengan pada perut Anda, lalu genggam siku yang satunya. Gunakan tangan yang lain untuk menutupi hidung. Terakhir, lompatlah sejauh mungkin. Saat jatuh, silangkan kaki dan cobalah masuk ke air dengan telapak kaki lebih dulu.

Menjauhlah dari kapal, jika ukurannya besar

Kapal besar cenderung menciptakan efek menyedot dan mengisap semuanya saat tenggelam. Akibatnya, semakin besar kapal, semakin jauh Anda harus menyingkir saat kapal itu tenggelam. Ini penting karena kapal besar bisa menyedot Anda meskipun Anda memakai pelampung penyelamat.

  • Gunakan gaya dada untuk berenang menjauh dari kapal.
  • Tendang kuat-kuat dengan kaki Anda.
  • Jika Anda tidak pandai berenang, tetap tenang, berjalanlah di dalam air, dan pelan-pelan menjauh dari kapal tenggelam.

Temukan sesuatu untuk membantu Anda tetap mengapung

Jika Anda tidak punya pelampung penyelamat, rakit, atau benda lain untuk mengapung, lihatlah di sekitar area kapal tenggelam untuk mencari puing-puing yang bisa digunakan untuk tetap terapung. Ada banyak benda yang bisa digunakan, seperti

  • Daun pintu
  • Serpihan kapal yang masih terapung
  • Rakit penyelamat atau pelampung penyelamat cadangan yang tidak digunakan

Periksa apakah Anda terluka

Setelah berada pada jarak aman dari kapal, periksa apakah Anda terluka atau tidak. Ini penting karena mungkin Anda butuh perhatian medis segera. Perhatikan cuaca:

  • Jika Anda berdarah dan lukanya parah, mungkin Anda perlu menggunakan turniket untuk menghentikan pendarahan. Ini penting karena kehilangan darah bisa mempercepat fase timbulnya hipotermia
  • Jika kaki atau tangan Anda patah, Anda bisa kesulitan berenang. Jika Anda mengalaminya, Anda perlu sesegera mungkin mendapatkan bantuan dari orang lain.

Tips

  • Jika Anda tidak bisa berenang, sebaiknya belajarlah dari sekarang, karena kita tidak tahu kapan musibah itu akan terjadi. Oleh karena itu, persiapkan diri Anda!
  • Kapal besar misalnya kapal pesiar butuh waktu berjam-jam bahkan berhari-hari untuk tenggelam. Agar bisa diselamatkan segera, sebaiknya tetap berada di atas kapal kecuali awak kapal menyarankan sebaliknya.
  • Selalu kenakan jaket keselamatan begitu ada tanda-tanda kapal akan tenggelam. Cobalah memakai atasan berlengan panjang dan celana panjang untuk membantu menghangatkan badan.

Sumber: wikihow.com

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!