Menu

Danau Terdalam di Indonesia

  Dibaca : 578 kali
Danau Terdalam di Indonesia
Danau Matano yang berada di Sulawesi Selatan. (Foto: eljohnnews.com)

Siarandepok.com – Danau Toba, rasanya nama ini tidak asing di telinga Anda, bukan? Terlebih danau yang berada di Sumatera Utara ini sedang menjadi sorotan, baik oleh media dalam maupun luar negeri. Sorotan ini dipicu oleh tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun pada Senin, 18 Juni 2018.

Untuk diketahui, Danau Toba merupakan salah satu danau terdalam di dunia. Akan tetapi, ternyata Danau Toba hanya berada di posisi kedua sebagai danau terdalam di Indonesia. Lalu danau manakah yang memiliki predikat danau terdalam di Indonesia? Jawabannya adalah Danau Mantano di Sulawesi Selatan.

Worldatlas.com menempatkan Danau Mantano sebagai danau terdalam ke-12 di dunia. Di mana kedalaman Danau Mantano mencapai 1936 kaki atau 590 meter. Danau Mantano merupakan satu dari tiga danau yang ada di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Lokasi ini banyak menyimpan cerita sejarah dan juga daya tarik akan keindahan panorama alam. Anda harus tahu bahwa di Danau Mantano terdapat dua keunikan

  • Ikan purba buttini

Danau Mantano dihuni oleh ratusan spesies fauna endemik, di antaranya yaitu udang, kepiting, siput, dan ikan. Uniknya fauna yang ada di Danau Mantano sebagian besar tidak bisa dijumpai di danau lain yang ada di Indonesia. Bahkan, di Danau Mantano terdapat spesies ikan endemik yang tergolong langka di dunia. Ikan ini diberi julukan ikan purba karena warnanya yang kecoklat-coklatan dan bentuknya yang mirip dengan binatang purba. Bagi masyarakat setempat, ikan ini diberi nama “ikan buttini”.

Ikan buttini adalah ikan yang paling digemari masyarakat setempat, tak heran jika sebagian warga pesisir Danau Mantano, menggantungkan hidupnya sebagai nelayan pemancing ikan buttini.

Walaupun bentuknya sedikit aneh dengan bola mata menonjol keluar dengan kulitnya berwarna kecoklat-coklatan, tetapi dagingnya terasa gurih saat dimakan. Bagi masyarakat setempat paling gemar menyajikan dengan cara di memasak biasa, hanya mencampurkan bawang, jeruk kunyit, dan garam. Sementara itu, untuk satu ekor ikan buttini yang beratnya mencapai 1 kilogram dijual dengan harga Rp15.000 hingga Rp25.000.

  • Gua Tengkorak bawah air

Sementara itu, di bibir Danau Matano yang sebagian adalah tebing batu papan, juga terdapat beberapa lubang gua yang di dalamnya terdapat sisa peninggalan sejarah. Misalnya tombak, parang, dan juga peralatan rumah yang terbuat dari besi kuningan, yang diperkirakan telah ada sejak ratusan tahun silam.

Uniknya, tiga dari enam buah gua yang ada sekitar Danau Matano berada tepat di bibir danau, di mana liang gua tersebut, alur liangnya tembus dari tebing batu ke air danau.

Ada juga gua yang lokasinya berada tidak begitu jauh dari permukiman penduduk, di mana gua yang banyak dihuni kelelawar, terdapat banyak tulang belulang dan tengkorak manusia. Gua tersebut dinamai warga Matano dengan sebutan Gua Tengkorak.

Penasaran? Tidak ada salahnya jadikan Danau Matano sebagai destinasi wisata Anda!

 

Sumber: tribunnews.com

 

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional