Menu

Wali Kota Sampaikan Aturan Baru Kementerian Keuangan Terkait Gedung Pinjam Pakai

  Dibaca : 293 kali
Wali Kota Sampaikan Aturan Baru Kementerian Keuangan Terkait Gedung Pinjam Pakai

Siarandepok.com – Rabu, 4 April 2018, Wali Kota Depok, Mohammad Idris, dalam sambutannya pada kegiatan pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) Perkumpulan Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (PFK KBIH) Indonesia di Hotel Bumi Wiyata, Kota Depok mengatakan bahwa saat ini terdapat aturan baru dari Kejaksaan Agung terkait tindakan renovasi Gedung Pinjam Pakai. Dirinya memaparkan bahwa aturan tersebut berupa dilarangnya melakukan renovasi gedung simpan pinjam dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Informasi ini didapatkannya usai mengunjungi Kejaksaan Agung beberapa waktu lalu.

Nah, ini baru ada, ketika dari Kejaksaan Agung, ada peraturan baru juga, bahwa tidak boleh merenovasi di gedung yang pinjam pakai, dari APBN,” ungkapnya saat memberikan sambutan.

Aturan tersebut dinilai Idris cukup membingungkan. Pasalnya, menurutnya, dia sebagai seorang kepala daerah yang berada di bawah naungan Kementerian Negara Indonesia dibuat sedikit bingung dengan aturan yang berbeda-beda dari setiap kementerian dan saling tumpang-tindih satu sama lain.

Bingung juga, kan? Pak kepala kantor nggak bisa membangun yang dari APBN, Kejaksaan juga begitu, saya juga belum bisa menyerahkan tanah saya,” jelasnya.

Dirinya pun sempat memberikan saran kepada kementerian terkait aturan yang dinilai tumpang-tindih tersebut. Menurutnya, para menteri terkait harus saling bertemu dan saling bertukar pikiran. Sehingga, dapat merumuskan aturan yang sama untuk suatu bidang yang saling berkait atau berkorelasi. Seperti contohnya tentang bangunan simpan pinjam tersebut.

Kalau menterinya sudah sama-sama oke, Pemerintah Daerah tinggal melaksanakannya saja. Kementerian Agama saja masih numpang tanahnya. Setiap dua tahun itu memperbaharui akad. Akad pinjam pakai namanya,” terang Idris.

 

Penulis: Suci Cahyani

Editor: Siti Melyana

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional