Menu

Margonda, Terkenal Sebagai Jalan, Dilupakan Sebagai Pahlawan

  Dibaca : 396 kali
Margonda, Terkenal Sebagai Jalan, Dilupakan Sebagai Pahlawan

Siarandepok.com – Siapa masyarakat Depok yang tidak mengetahui Jalan Margonda Raya? Jalan yang menjadi pusat kota dengan segala ingar bingar aktivitasnya ini seperti sudah menjadi ciri khas Kota Depok. Berbagai gedung tinggi, pusat perbelanjaan, hotel, dan restoran hingga pusat pendidikan terlihat menghiasi jalan yang menjadi akses utama masyarakat Depok untuk ke Jakarta, Bogor, ataupun Bekasi.

Namun, siapa sangka? Di balik padat dan ingar bingarnya Jalan Margonda, terpatri sosok Pahlawan Kemerdekaan Indonesia yang mungkin tak banyak diketahui oleh masyarakat, khususnya masyarakat Kota Depok.

Ialah Margana, atau lebih sering disebut Margonda. Seorang pelajar analis kimia dari Balai Penyelidikan Kimia Bogor yang menjadi salah satu pimpinan Angkatan Muda Republik Indonesia (AMRI) Bogor. Namun, masa kepemimpinannya terbilang singkat. Sebab, AMRI kemudian pecah. Para anggotanya kemudian bergabung dalam beberapa kelompok lain, termasuk Margonda. Ia memutuskan untuk bergabung dengan Badan Keamanan Rakyat (BKR) dan kemudian pergi bergabung dengan Batalyon I yang ada di Depok.

Namanya menjadi abadi setelah ia gugur saat memimpin pasukan dalam peristiwa Gedoran Depok yang dimulai pada tanggal 11 Oktober 1945. Peristiwa Gedoran Depok adalah upaya merebut kembali tanah Depok dari kekuasan Tentara NICA yang saat itu menguasai tanah Depok pasca kemerdekaan berlangsung. Perisitiwa ini juga merupakan puncak dari sengketa kepemilikian tanah Depok yang jauh sebelum Indonesia merdeka sudah memiliki kemerdekaan dan pusat serta sistem pemerintahan sendiri.

Namun, ternyata upaya itu tidak berhasil. Sehingga para pejuang yang dipimpin Margonda kembali mengatur siasat untuk kembali menyerang. Sayangnya, dalam peristiwa yang terjadi pada tanggal 16 November 1945 itu, Margonda harus gugur di daerah Kali Bata, Pancoran Mas, Depok. Peristiwa Gedoran Depok yang melahirkan banyak tokoh dan salah satunya adalah Margonda ini juga dikenal sebagai Revolusi Sosial di Pinggir Jakarta.

 

Penulis: Suci Cahyani

Editor: Siti Melyana

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional