Menu

Hadiri Pelepasan Tim Sepak Bola Garuda Kota Depok, Wali Kota Depok Sampaikan Empat Hal Penting Ini

  Dibaca : 565 kali
Hadiri Pelepasan Tim Sepak Bola Garuda Kota Depok, Wali Kota Depok Sampaikan Empat Hal Penting Ini

Siarandepok.com – Kamis, 1 Maret 2018, Wali Kota Depok, Mohammad Idris terlihat menghadiri kegiatan pelepasan Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Garuda Kota Depok yang rencananya akan terbang ke Malaysia untuk mengikuti pertandingan U-12 dan U-14 tingkat ASEAN pada bulan Maret ini.

Pada kesempatan kali ini, Idris menyampaikan empat hal penting yang perlu diterapkan dan dikembangkan para pelatih dan orang tua kepada para atlet olahraga. Khususnya olahraga sepak bola.

Bakat mereka besar, tapi nggak cukup dengan bakat  untuk dikembangkan anak-anak kita ini. Makannya, inilah peran dari SSB. Makanya, saya sangat setuju tadi, yang harus dikembangkan sebenarnya itu saya melihat ada empat,” ujar Idris saat tengah memberikan sambutan dalam kegiatan pelepasan tim sepak bola tersebut di Gedung Balai Kota Depok.

Menurutnya, hal pertama yang harus dikembangkan adalah teknis, yakni di mana salah satu contohnya adalah ketika seorang atlet bisa percaya diri dan menguasai bola ketika diserang. Lalu, yang kedua adalah taktik atau strategi yang menurut Idris sangat erat kaitannya dengan koordinasi antar anggota tim.

Selanjutnya, yang ketiga adalah mengenai pengembangan fisik anak. Idris berpendapat bahwa sampai saat ini, kekurangan dari pemain sepak bola di Indonesia adalah kurangnya pembinaan fisik yang erat kaitannya dengan pola dan gaya hidup.

Saya melihat pembinaan fisik menjadi sangat penting. Mohon maaf rata-rata bahwa pemain pemain bola kita itu, yang namanya pola hidup, yang namanya pola makan itu nggak diatur. Ngobrol sama teman-teman itu bisa sampe jam 12:00, ngerokok. Kalau pesepak bola nggak ngerokok itu bukan pesepak bola. Itulah paradigma, mindset,” ungkapnya.

Hal penting yang terakhir adalah pengembangan mental. Ia menjelaskan bahwa pengembangan mental menjadi salah satu hal penting. Sebab, hal itulah yang dapat menghidarkan dari penyimpangan-penyimpangan sosial, terutama penanaman mental spiritual.

Jadi, pembinaan mental itu penting. Mental spiritual itu ditanamkan. Bagaimana menanamkan percaya diri itu nggak gampang. Bahwa saya belajar kepemimpinan dari  sepak bola, saya belajar kerja sama dari sepak bola, saya belajar tidak egois dari sepak bola. Itu adalah kehidupan masyarakat. Belajar kehidupan,” pungkas Idris.

 

Penulis: Suci Cahyani

Editor: Siti Melyana

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional