Menu

Tingkatkan Tata Kelola Manajemen, Pemkot Depok Terapkan Transaksi Non Tunai

  Dibaca : 547 kali
Tingkatkan Tata Kelola Manajemen, Pemkot Depok Terapkan Transaksi Non Tunai

Ikut menerapkan Instruksi Presiden Nomor 10 tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi tahun 2016 dan 2017, Pemerintah Kota Depok kini terapkan transaksi non tunai untuk setiap transaksi penerimaan dan pembayaran yang sumbernya dari  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Selain itu, menurut Sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok Helmi Ahmad, penerapan sistem ini juga sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 910/1867/SJ tentang Implementasi transaksi Non Tunai pada Pemerintah Kabupaten/Kota.

Namun, yang hal utama diterapkannya transaksi non tunai ini adalah untuk menigkatkan tata kelola manajemen pemerintahan yang lebih baik ke depannya.

““Pemerintah Daerah diminta menerapkan sistem ini. Kami pun sudah menerapkan setelah keluarnya Peraturan Wali Kota Nomor 62 tahun 2017 tentang Sistem Penerimaan dan Pembayaran Belanja Daerah Melalui Transaksi Non Tunai,” Ucap Helmi Menjelaskan.

Lalu, apa sebenarnya transaksi non tunai itu? transaksi non tunai adalah suatu kegiatan pembayaran atau pengaliran dana dengan melibatkan orang ke-3 pada prosesnya dan dalam kasus ini adalah bank terkait. Jadi pihak pertama akan memberikan aliran dana kepada pihak kedua melalui pihak ke-tiga dan pihak ke-tiga akan memberikan aliran dana tersebut melalui metode trasfer.

Untuk melakukan transaksi, pihak pertama ataupun kedua biasanya bekerja sama dengan Bank BJB. Namun, hal itu tidak membatasi untuk menggunakan bank lain jika memang salah satu pihak tidak memiliki tabungan bank bjb. Hanya saja, jika menggunakan bank lain, akan ada potongan uang sebagai biaya transaksi.

“Jadi untuk pembayaran di atas Rp 500 ribu harus dengan sistem transfer di masing-masing perangkat daerah,” ujar Helmi.

Menurut Helmi, adanya penerapan transaksi non tunai ini dapat membuat pengelolaan keuangan akan lebih transparan dan akuntabel. Ia berharap dengan adanya transaksi non tunai ini dapat menghindari dari hal tidak sehat dalam mengelola keuangan.

 

(Suci)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!