oleh

Dana Operasional Posyandu Dan Posbindu Naik

Siarandepok.com- Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk menyehatkan warganya dibuktikan dengan perhatian yang besar terhadap keberadaan 1015 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan 704 Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Perhatian ini termasuk bantuan dana untuk pembangunan dan rehab bangunan Posyandu serta peningkatan dana penguatan pelaksanaan kegiatan yang jumlahnya lebih besar dari tahun lalu.

Sebelumnya 1 Posyandu mendapat dana operasional sebesar Rp 3 juta. Namun kini naik menjadi Rp 3,5 juta. Sedang Posbindu dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 1,7 juta.

Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok Eka Bachtiar mengatakan, pengguliran dana ini guna meningkatkan kinerja kader secara maksimal. Serta menumbuhkan semangat kader Posyandu dan Posbindu dalam memberikan pelayanan wajib dan terintegrasi bagi masyarakat.

“Ini merupakan bentuk perhatian Pemkot Depok pada Pokjanal Posyandu, Pokja Posyandu, hingga Posyandu itu sendiri,” terang Eka usai memberi arahan pada kader Posyandu dan Posbindu di aula lantai 10 Gedung Dibaleka II, Jumat (24/11).

Eka menuturkan, dari dana yang diberikannya ini kader Posyandu maupun Posbindu bisa menggunakan untuk berbagai keperluan. Mulai dari penyediaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), keperluan foto kopi, hingga uang perjalanan kader untuk kegiatan rapat dan lain sebagainya.
Mudah-mudahan dana ini bisa bermanfaat, serta dapat menjadi stimulan dalam meningkatkan strata dan penguatan Posyandu maupun Posbindu, harapnya.
Perlu diketahui, distribusi dana penguatan pelaksanaan Posyandu dan Posbindu dilakukan mulai dari tanggal 24 November hingga 5 Desember 2017. Untuk tahap pertama penerimaan dana ini, DPAPMK menjadwalkan Kecamatan Sukmajaya, Cimanggis, dan Tapos.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru