Menu

Pemkot Depok Incar Opini WTP Ke-7

  Dibaca : 387 kali
Pemkot Depok Incar Opini WTP Ke-7

Siarandepok.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di bawah kepemimpinan Dr. KH. Mohammad Idris tengah berupaya membangun pemerintahan yang akuntabel guna meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-7 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Provinsi Jawa Barat.

Untuk itu, Pemkot Depok terus memperbaiki sistem keuangan dan anggaran di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Rencananya, sistem anggaran Pegawai Harian Lepas (PHL) pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok akan dibenahi. Pembenahan ini ditujukan agar sistem penganggaran tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

“Kami sedang fokus membenahi sistem anggaran di pemerintahan, salah satunya dengan membenahi upah PHL di DLHK,” ujar Wali Kota Depok Dr. KH. Mohammad Idris di Balai Kota, Kamis (24/08).

Memang, lanjut Kiai Idris, ada tuntutan sopir truk terhadap Pemkot Depok untuk membayarkan gaji ke-13. Namun, Pemkot tidak akan penuhi karena itu menyalahi aturan. Jika Pemkot bersikukuh membayar PHL dengan istilah gaji ke-13, maka Kepala Dinas dan Kepala Bidang DLHK bisa masuk ke ranah hukum. Karena, ini tidak diatur dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Sebab mereka adalah PHL bukan Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujar Mohammad Idris.

Maka, untuk meraih WTP yang ke-7, istilah gaji ke-13 bagi PHL harus dihilangkan. Para sopir harus paham dengan istilah-istilah pemerintahan, seperti honor, insentif dan sebagainya. Karena kita bekerja di birokrasi yang ada aturannya maka harus pas istilahnya.

“Kalau mau WTP yang ke-7, istilah gaji ke-13 (bagi PHL) harus dihilangkan, karena melanggar Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003. Harus pas istilahnya, karena kita bekerja dengan birokrasi yang ada aturannya,” tegas Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

Dirinya berharap, para sopir paham dengan aturan-aturan yang berlaku agar Pemkot Depok dapat konsisten membenahi berbagai catatan dari BPK RI dan mempertahankan opini WTP ini di tahun depan.

“Kita terus memperbaiki kinerja pengelolaan keuangan dengan membuat laporan keuangan berbasis akrual,” pungkasnya.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional