oleh

535 Ahli Waris Kota Depok Terima Santunan Kematian

Siarandepok.Com “Ahli waris mendapatkan cek dari Badan Keuangan Daerah (BKD) dan bisa melakukan pencairan di Bank BJB,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok Ahmad Kafrawi di Gedung Dibaleka lantai 1, Rabu (19/07).

Dinsos Kota Depok kembali menyalurkan santunan kematian tahap kedua bagi warga prasejahtera di Kota Depok. Mulai senin (17/07) hingga selasa (25/07), sebanyak 535 ahli waris menerima langsung pencairan ini. Setiap mereka mendapatkan Rp 2 juta.

Menurut Kafrawi, kegiatan ini tindak lanjut dari Surat Keputusan Wali Kota Tanggal 29 Mei 2017 Nomor 903/203/kpts/dinsos/Huk/2017 tentang penetapan penerimaan bantuan sosial yang tidak terencana dalam program santunan kematian. Mengenai mekanisme dan persyaratan, lanjutnya, tidak ada perubahan alias persayaratan tetap sama sebagaimana tahun-tahun lalu.

“Apabila yang mengajukan tidak memiliki persyaratan minimal KTP, kita bisa lihat nomor induk keluarganya. Kalau nama dia ada di Panduan Data Basis Terpadu (PDBT) sebagai orang miskin, bisa kita berikan,” terangnya.

Kafrawi menegaskan, Dinsos tidak lakukan seleksi berkas untuk dapat pencairan dana ini. Pihaknya hanya terima sejumlah berkas yang diberikan dari kelurahan. Seleksi dilakukan tenaga sosial kecamatan dan tim verifikasi dari masing-masing kelurahan. Meski demikian, ia menjamin dana santunan tepat sasaran karena verifikasi yang dilakukan di tingkat kelurahan dan kecamatan benar-benar valid.

“Tidak ada seleksi dari Dinsos. Kami tinggal terima sejumlah berkas yang diberikan dari kelurahan,” jelasnya.

Untuk pencairan, ahli waris yang bersangkutan harus mengambil sendiri. Namun, jika ahli waris tidak bisa datang di hari yang ditentukan, ia bisa mengambil di hari terakhir agar tidak mengganggu jadwal yang sudah ada.

Sunarsih, seorang penerima santunan, mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Depok. Ia menuturkan bahwa proses pengajuan sangat dibantu pihak kelurahan dan tanpa keluar biaya sepeser pun. Dengan santunan ini, ia berencana memperbaiki makam anaknya. Adapun sisanya untuk kebutuhan sehari hari.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah. Insya Allah uangnya akan dipergunakan sebaik mungkin,” ucapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru