Menu

Wali Kota Depok, Mohammad Idris Gelorakan Depok Sahabat Buruh

  Dibaca : 426 kali
Wali Kota Depok, Mohammad Idris Gelorakan Depok Sahabat Buruh
Buruh Kota Depok bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris memperingati May Day dengan menanam pohon, menebar Benih Ikan di Situ Cilodong, serta menyediakan Kuliner gratis untuk masyarakat

Siarandepok.Com- “Depok sebagai sahabat buruh harus terus dikembangkan dan digelorakan. Sebab, buruh penopang perekonomian Kota Depok,” tegas Wali Kota Depok Dr. KH. Mohammad Idris, Situ Cilodong, Depok, (23/5).

Untuk mewujudkan Depok sahabat buruh, Tripartit dibentuk di Kota Depok ini. Tripartit terdiri tiga pihak lembaga yakni pemerintah, pengusaha, dan pekerja. Kehadiran Tripartit, terang Kiai Idris, mampu menyeimbangkan ego-ego antar lembaga sehingga akan tercipta harmonisasi dan kerukunan.

“Pemerintah punya ego, perusahaan juga sama, dan begitu juga buruh. Jika ego mereka dibiarkan masing-masing, tidak dipadukan dan tidak dikolaborasikan maka yang terjadi kekacauan,” jelas doktor Tsaqafah Islamiyyah Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Arab Saudi, itu.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris menanam Pohon bersama APINDO dan Buruh Kota Depok sebagai bentuk buruh cinta Alam. Setu Cilodong, Selasa (23/05/2017)

Maka, lanjut Kiai Idris, Tripartit menemukan relevansi di tengah kemajemukan lembaga dan kepentingan di masing-masing lembaga, yakni mewujudkan kedamaian dan kerukunan dengan menyatukan ego masing-masing lembaga baik pemerintah, perusahaan atau pengusaha, dan asosiasi buruh atau pekerja dan karyawan.

Bagi Kiai Idris, semua masalah bisa diselesaikan dengan baik. Duduk bersama dan dialog diakui mampu mempertemukan kata mufakat tanpa harus menzhalimi lain pihak. Duduk bersama dan dialog hanya dimiliki oleh orang-orang yang memiliki jiwa besar. Tanpa kebesaran jiwa, keduanya urung terlaksana.

“Saya yakin tak ada suatu masalah yang tidak bisa diselesaikan. Semua pasti bis diselesaikan dengan cara duduk bersama dan dialog,” ujar Kiai Idris penuh optimis.

Pria kelahiran Jakarta, 25 Juli 1961, ini kembali mengingatkan bahwa Kota Depok memiliki visi Unggul, Nyaman, dan Religius. Selain itu, tagline Friendly City atau Depok Kota Bersahabat sudah melekat dan jadi identitas kota ini. Walhal, pertumbuhan jumlah penduduk di kota ini mengalami peningkatan.

Namun, seiring pertumbuhan penduduk yang meningkat, Kiai Idris tidak menafikan akan fenomena peningkatan jumlah pengangguran. Untuk itu, orang nomor satu di Kota Depok ini mengimbau agar manajemen perusahaan-perusahaan di Kota Depok merekrut masyarakat Depok untuk bekerja di perusahaannya.

“Saya sampaikan salam kepada buruh agar memberitahukan manajemennya untuk merekrut orang-orang Depok menjadi buruh di pabriknya,” pungkas lulusan Kulliyatul Mu’allimin al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), itu.

 

 

 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional