Menu

Wali Kota Depok, Mohammad Idris Minta Tunda Eksekusi  Pasar Kemiri Muka Sampai Ada Novum Baru

  Dibaca : 1072 kali
Wali Kota Depok, Mohammad Idris Minta Tunda Eksekusi  Pasar Kemiri Muka Sampai Ada Novum Baru
Salah satu sudut pasar tradisional Kemiri Muka Kota Depok

Siarandepok.Com- Polemik kepemilikan Pasar Kemiri Muka masih berlanjut. Meski Pemerintah Kota Depok kalah di pengadilan oleh PT Petamburan akan kepemilikan pasar ini. Pemkot Depok tidak menyerah untuk memperjuangkan nasib para pedagang dan warganya yang berjumlah tidak kurang dari 1500 kepala keluarga (KK) yang menjadikan mata pencahariannya di pasar ini. Wali Kota Depok Dr. KH. Mohammad Idris pun meminta agar eksekusi yang diperintahkan Pengadilan Negeri untuk ditunda dulu hingga ada novum baru terkait tentang permasalahan Pasar Kemiri Muka.

“Saya minta ditunda eksekusinya sampai nanti ada novum baru tentang permasalahan pasar kemiri muka,” tegas Kiai Idris saat berdialog dengan warga usai Shalat Jum’at di masjid Nurul Hasanah, Kecamatan Pancoran Mas, Jum’at (19/05).

Orang nomor satu di Kota Depok ini tengah giat mengupayakan untuk penundaan eksekusi pasar dengan mendatangi Pengadilan Negeri (PN). Hal ini dilakukan agar PN memahami kondisi dan situasi saat ini. Namun, lanjut Kiai Idris, keputusan ada di PN.

“Kami sedang bolak balik ke PN untuk mengusahakan supaya permintaan saya dikabulkan baik oleh PN maupun Polisi,” terangnya.

Lebih-lebih dalam waktu dekat warga Kota Depok akan menghadapi bulan suci Ramadhan. Dimana lebih dari 1500 KK dari warga Kota Depok yang berprofesi sebagai pedagang di Pasar Kemiri Muka menggantungkan nasibnya dengan berdagang di pasar ini.

“Jadi, kami minta untuk dipikir-pikir lagi masalah eksekusi pasar ini,” pinta doktor lulusan Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud, Riyadh, Saudi Arabia, itu.

Jika, lanjut Kiai Idris, usaha dan upaya keras ini tidak berhasil dan PT Petamburan bersikeras membangun. Maka, kita minta supaya tetap dibangun pasar, pasar tradisional, pasar modern, atau pasar rakyat tetapi yang sedikit modern dan  agar diperbaiki tempat-tempatnya.

Namun, pesan Kiai Idris, kita tidak boleh pesimis. Perjuangan belum berakhir. Masih banyak yang bisa kita usahakan. Mumpung akan datang dalam waktu yang sangat dekat bulan sebaik-baik bulan. Agar para pedagang agar terus berdoa meminta yang terbaik kepada Allah azza wajalla. Semoga, harapnya, dengan hadirnya Ramadhan kali ini, doa-doa dan semua harapan terbaik kita diijabah oleh Allah ta’ala.

“Saya yakin dengan jumlah lebih dari 1500 KK pedagang Pasar di Kemiri Muka yang berdoa di bulan Ramadhan nanti, akan ada satu dua orang atau lebih yang dikabulkan doanya oleh Allah SWT,” pungkas Kiai Idris.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional