oleh

Kota Depok Bangun Komunikasi City Branding

Siarandepok.Com- Senin (10/10/2016) bertempat di Walikota Depok Mohammad Idris, Wakil walikota Depok, Kepala Bappeda, Kepala OPD, Camat dan Lurah, menghadiri acara Expose City Branding.

Dalam sambutannya Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan bahwa kerja kita dalam birokrasi tidak lepas dari pembangunan dan pelayanan, semua yang di lakukan untuk kesejahteraan warga. “Pelayanan dan pembangunan yang kita lakukan untuk kesejahteraan warga, kesejahteraan yakni perbaikan taraf hidup. Perbaikan taraf hidup membutuhkan kepemimpinan, dan kita semua adalah pemimpin,” ujar Walikota Depok.

Menurut Alumni Pondok Gontor ini, sebuah kota bila diibaratkan manusia, ada fisik dan non fisik, ada mental dan spiritual, keduanya harus seimbang. “Kota ini perlu identitas, identitas adalah substansi, karakter. Apa karakter Kota Depok yang bisa kita bangun, ini yang perlu kita pikirkan sebagai city branding Kota Depok,” kata Mohammad Idris.

Mohammad Idris mengatakan Kota Depok mempunyai banyak potensi  Depok Friendly City kuncinya adalah komunikasi dalam konsep city branding .

“Komunikasi dengan masyarakat maupun dengan stakeholder harus kita bangun,” pesan Walikota.

Sementara itu Mohammad Rahmat Pemateri dari Consultan City Branding menuturkan bahwa City Branding adalah merupakan gabungan dari regenerasi kota, identitas konpetitif dan komunikasi kota. Brand yang kuat sangat di butuhkan oleh sebuah daerah. City Brand secara definisi adalah indentitas, symbol, logo, atau merk yang melekat pada suatu daerah. Sesuai dengan potensi maupun positioning yang menjadi target daerah tersebut, sebuah Pemda membangun brand (brand building) untuk daerahnya. Keuntungan yang akan diperoleh jika suatu daerah melakukan City Branding, maka keuntungan yang akan diterima, diantaranya daerah atau kota tersebut akan dikenal luas, dianggap sebagai tempat yang tepat untuk berinvestasi, tempat untuk dijadikan domisili dan berbagai keuntungan lainnya.

“Ada beberapa keunggulan yang dimiliki Kota Depok diantaranya sebagai kota hunian yang nyaman, akses mudah ke ibukota Jakarta, kualitas warganya yang open mind dan ramah, serta adanya Universitas Indonesia,” Ungkap Mohammad Rahmat

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru