Menu

Warga: PPDB Bersih Berintegritas Harus Berjalan

  Dibaca : 640 kali
Warga: PPDB Bersih Berintegritas Harus Berjalan
Siarandepok.com – Pemerintah Kota Depok dibawah kepemimpinan Walikota KH M Idris Abdul Shomad telah melakukan pembenahan diberbagai bidang. Salah satu yang cukup krusial adalah bidang pendidikan. Masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di dunia pendidikan Kota Depok yang kerap menjadi permasalahan kini telah dibenahi dengan baik.
Warga bisa berbangga, PPDB tahun ajaran 2016/2017 di Kota Depok dijamin bersih dari praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN), baik PPDB tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan sekolah menengah kejuruan (SMK).
 Budaya titip-menitip calon siswa di sekolah-sekolah negeri kini tak ada lagi, hal ini disambut gembira oleh masyarakat luas. ”Ini bukti keseriusan Walikota Depok untuk menjadikan siswa-siswi Depok lebih berkualitas dan berakhlak mulia. Disamping itu persyaratan untuk masuk sekolah negeri sesuai hasil Ujian Nasional dengan begitu akan tercipta generasi muda yang lebih kompeten. PPDB Bersih dan beritegritas haru berjalan, kami sangat mendukung program itu,” ujar Tari salah satu warga Ratujaya kepada siarandepok.com Kamis (11/8/2016).
Budaya titip siswa ke sekolah-sekolah negeri oleh elemen masyarakat di masa lalu jelas memperburuk citra pendidikan di Kota Depok. Pasalnya, persyaratan yang dikeluarkan oleh sekolah negeri tidak sesuai pasing grade kelulusan, hasil ujian nasional dibawah rata-rata bisa masuk ke SMPN dan SMAN tanpa adanya tes seleksi.
Pakta integritas yang di buat Walikota Depok, mesti menjadi acuan terwujudnya PPDB yang bersih dan berintegritas dengan syarat nilai siswa mesti sesuai standar tertentu untuk masuk ke sekolah negeri. Hal ini juga akan berdampak baik pada psikologis siswa-siswi saat di sekolah maupun setelah lulus nanti.
 Lanjutnya, para orang tua juga mesti sadar dan memberi pengertian anaknya untuk tidak memaksakan kehendak melanjutkan di sekolah negeri jika memang nilainya tidak memenuhi persyaratan.
“Para orang tua juga mestinya lebih mengerti akan kemampuan putra-putrinya, jika memang nilainya belum memenuhi persyaratan masuk di sekolah negeri tak perlu dipaksakan. Masih banyak sekolah swasta yang berkualitas dan mampu memberikan pengajaran yang baik,” tutur Andi salah satu orang tua siswa di Bojongsari.
Dirinya mengaku menyekolahkan putranya di sekolah swasta namun tetap mengutamakan kualitas pendidikan. “Saya memilih sekolah swasta yang berkualitas untuk putra saya, saat ini di Depok mulai tumbuh sekolah-sekolah berkualitas dan saya bangga akan hal itu,” tambahnya.
Seperti telah diberitakan sebelumnya di berbagai media, bahwa pihak Pemerintah Kota Depok telah melakukan Pakta Integritas  PPDB Bersih. “PPDB tak boleh dikomersialkan. Kami menginstruksikan pengawas dinas pendidikan, kepala SD, SMP, SMA, dan SMK untuk tidak melakukan pelanggaran dalam hal penerimaan murid baru,” tegas Wali Kota Depok Idris Abdul Somad di Hotel Bumi Wiyata seusai penandatanganan Deklarasi PPDB Bersih oleh 326 kepala SD, SMP, SMA, dan SMK se-Kota Depok, Minggu (29/5).
Penandatanganan juga disaksikan pejabat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Ombudsman Republik Indonesia, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok. (Diskominfo Kota Depok).
Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!