Menu

Kota Depok aman dari Kartu BPJS Palsu

  Dibaca : 399 kali
Kota Depok aman dari Kartu BPJS Palsu

Siarandepok.Com– Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Kota Depok tidak menemukan adanya kartu BPJS Kesehatan palsu yang beredar di Depok.

“Sampai saat ini kami belum menemukan adanya kartu BPJS Kesehatan palsu di Depok,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Depok Nurifansyah di Depok, Jawa Barat, Senin lalu (1/8) .

Nurifansyah menegaskan, dalam mengantisipasi hal tersebut, pihaknya terus berupaya menginformasikan lewat berbagai media kepada seluruh warga masyarakat Depok, untuk dapat mengurus sendiri kartu BPJS nya masing-masing .

“Urus saja sendiri ke kantor cabang atau secara online. Sekarang sistemnya sudah mudah, cepat dan gratis. BPJS tidak memungut biaya,” jelas Nurifansyah. Selanjutnya, pihaknya juga telah mengirim surat resmi kepada instansi-instasi untuk memberi informasi kepada lingkungan sekitar agar mengerti dan memahami mekanisme  mengurus kartu BPJS.

“Kami melakukan penyebaran informasi termasuk mengirim surat ke semua instansi. Intinya sederhana saja, yakni agar masyarakat mengerti dan memahami tentang mekanisme mengurus BPJS mudah, cepat dan gratis,” tegasnya.

Hal ini sebagai upaya agar tidak terjadi penipuan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab hanya mengambil keuntungan semata. Nurifansyah, mengatakan Kartu BPJS Kesehatan sangat penting tidak sekedar untuk meng-cover biaya rumah sakit melainkan juga sebagai program pemerintah yang pada 2019 yakni menargetkan cakupan semesta. Artinya, seluruh penduduk Indonesia telah terlindungi sebagai peserta JKN yang dikelola BPJS.

“Untuk di Depok yang jumlah penduduknya sekitar 1,6 juta jiwa sudah 60 persen yang mendaftar berarti  ada 40 persen yang harus kami kejar hingga 2019 agar terpenuhi. Untuk itu diharapkan semua pihak ikut mendorong termasuk dari sektor swasta dan juga dari media,” ungkap Nurifansyah.

Nurifansyah mengimbau kepada warga untuk dapat mendaftar sendiri dan tidak melalui calo. “Bikin kartu BPJS jangan melalui calo, karena kalau melalui calo berisiko.mereka dapat juga menggunakan alat pencetak yang mirip namun kartunya palsu dan tidak terdata sehingga kartunya tidak bisa dipakai, karena mengurus kartunya tidak melalui sistem kepesertaan BPJS,” tutur Nurifansyah.

Sedikitnya, ada 200 lebih warga pemohon setiap harinya yang membuat kartu BPJS di cabang Depok
“Minat warga Depok untuk membuat kartu BPJS Kesehatan semakin tinggi,” tutur Nurifansyah.

Kondisi tersebut tentunya membuat pihak BPJS Cabang Depok senantiasa waspada akan adanya calo yang menawarkan pembuatan Kartu BPJS Kesehatan. selain itu, Ia menganjurkan agar masyarakat mendaftar segera BPJS Kesehatan jangan menunggu sakit, biaya angsuran per bulannya juga murah.

“Orang yang tidak mampu kan mekanismenya mereka tidak perlu membayar iuran karena didaftarkan dan dibayarkan oleh Pemerintah. Semua mempermudah tinggal kemauannya saja. Kalau dulu ada yang mengatakan orang miskin dilarang sakit, dan sekarang , semua penduduk silakan berobat kalau sakit,” jelas Nurifansyah.

Di lain kesempatan, Wali Kota Depok Mohammad Idris menuturkan, hingga saat ini Pemkot Depok bersama Dinas Kesehatan belum menemukan adanya kartu BPJS Kesehatan palsu di Depok.
“Kami terus antisipasi dengan memerintahkan pada para lurah dan camat untuk melakukan pemeriksaan di wilayahnya. Selama ini belum ditemukan dan jangan sampai ditemukan,” tutur Idris.

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional